Persijap Bungkam Persip Pekalongan 2:0

Pertandingan Liga 2 Indonesia Persijap Bungkam Persip Pekalongan 2:0. FOTO : DSW
Pertandingan Liga 2 Indonesia Persijap Bungkam Persip Pekalongan 2:0.
FOTO : DSW

tegas.co, JEPARA, JATENG – Mendominasi permainan di sepanjang pertandingan, Persijap sukses tekuk Persip Pekalongan dalam pertandingan grup 3 Liga 2 di Stadion Gelora Bumi Kartini Jepara, Minggu sore (13/8). Anak asuh Carlos Raul menang dua gol tanpa balas.

Dua gol Persijap dicetak Jufri Fahrul Usemahu yang dimainkan lebih ke depan. Masing-masing dicetak pada menit ke-27 dan ke-57. Gol pertama dicetak melalui sundulan. Menerima umpan dari eksekuasi bola mati, Jufri berhasil menyundul bola ke tiang jauh tanpa mampu ditepis kiper Persip yang dikawal Apsah Murbawan. Sementara gol kedua dicetak usai menerima umpan silang dari pemain depan Redo Rinaldi yang berhasil masuk ke kotak penalti. Tendangan pelan Jufri gagal ditepis kiper Persip.

Persijap menguasai permainan dengan mempraktekkan umpan-umpan pendek. Tommi Oropka yang didapuk sebagai penyerang tengah menjadi pemantul bola untuk kemudian dieksekusi pemain tengah yang maju membantu serangan.

Sebaliknya, permainan Persip tidak berkembang sepanjang pertandingan. Lini tengah mampu dikuasai oleh pemain Persijap sehingga para pemain Persip hanya mengandalkan umpan jauh dalam menyusun serangan. Sejumlah peluang dari tendangan bebas yang beberapa kali didapat pun gagal dimanfaatkan.

“Saya sangat kecewa dengan permainan anak-anak. Lini tengah kita kalah telak. Di pertandingan berikutnya ini yang akan menjadi evaluasi,” kata Asisten Pelatih Persip Sudiyat.

Menurutnya, kalahnya persaingan di lini tengah disebabkan mental pemain saat pertandingan sangat menurun. Padahal, saat latihan mental maupun permainan anak asuhnya sangat baik.

Sementara itu, General Manager Persijap Esti Puji Lestari mengungkapkan kunci kemenangan anak asuhnya ada di semangat bertanding. Soal strategi tidak jauh berbeda namun kegigihan penggawa Laskar Kalinyamat, julukan Persijap yang menjadi pembeda.

“Tim pelatih juga menginstruksikan agar para pemain lebih berani ambil risiko shoot langsung ke gawang. Itu dipraktekkan para pemain dan itu sukses,” kata Esti.

DSW

PUBLISHER : HERMAN

Hub (i) kami disini
error: Content is protected !!