Terima kasih atas kunjungan anda di TEGAS.CO
Home > Berita Utama > Pembinaan dan Pelatihan Keterampilan Kerja di BLK Sampang Resmi Ditutup

Pembinaan dan Pelatihan Keterampilan Kerja di BLK Sampang Resmi Ditutup

Pelatihan Pembinaan dan Keterampilan Kerja di BLK Sampang Resmi Ditutup
Peserta Pelatihan Keterampilan Kerja Bordir dari Desa Patarongan. FOTO: TRICAHYO SW

tegas.co., SAMPANG, JATIM – Kegiatan Pembinaan dan Pelatihan Keterampilan Las, Servis Roda Dua, dan Bordir yang dilaksanakan selama 25 hari, bagi tenaga kerja dan masyarakat di Balai Latihan Kerja (BLK) di Jalan Syamsul Arifin Sampang, resmi ditutup Kabid Penempatan dan Pengembangan Tenaga Kerja Diskumnaker Sampang, H. Bisrul Hafi.

Hadir dalam acara penutupan UPTK Sumenep Ifan Yudianto bersama para Instruktur Pelatihan masing-masing bidang.

Pelatihan Pembinaan dan Keterampilan Kerja di BLK Sampang Resmi Ditutup
Acara Penutupan Pelatihan Pembinaan dan Keterampilan Kerja di BLK Sampang. FOTO: TRICAHYO SW

Dalam sambutannya, H. Bisrul Hafi berharap kepada para peserta pelatihan agar mempergunakan keterampilannya yang dimiliki untuk menciptakan lapangan kerja di lingkungan masyarakat di desanya.

“Jangan mencari kerja atau buruh, tetapi bercita-cita sebagai pengusaha sesuai bidang yang di ikuti dalam pelatihan ini,” ujar Bisrul Hafi, Jumat (30/11/2018).

“Siapa tahu yang mengikuti Bordil jadi pengusaha Garman atau yang Ngelas bisa jadi pengusaha Kontruksi dan yang servis Sepeda Motor siapa tahu bisa buka bengkel sendiri,” tambahnya.

Senada, UPTK Sumenep, Ifan Yudianto menyampaikan, semoga ilmu yang didapat oleh masing-masing peserta bisa bermanfaat dan berdayaguna di lingkungan masyarakat.

“Semoga ini sebagai awal memperbaiki ekonomi keluarga dengan bekal keterampilan melalui pelatihan di BLK Sampang ini,” ucapnya.

Salah satu peserta pelatihan warga Desa Patarongan, Kecamatan Torjun, Aisyah mengaatakan, dirinya sangat beruntung berkesempatan mengikuti pelatihan keterampilan Bordir, karena setelah selesai pelatihan ini akan menerpakan ilmu yang sudah dimiliki dengan membuka usaha di bidang Bordir.

“Apalagi setelah mengikuti pelatihan mendapat uang dan mendapat sarana mesin jahit Bordir sehingga langsung bisa digunakan ilmu yang didapat dari instruktur untuk membuka usaha,” katanya.

“Tak lupa saya mengucapkan terima kasih yang tak terhingga kepada Diskumnaker Sampang yang memfasilitasi kegiatan pelatihan keterampilan kerja ini,” tutupnya.

KONTRIBUTOR: TRICAHYO SW
PUBLISHER: SALAMUN SOFIAN

Top