Terima kasih atas kunjungan anda di TEGAS.CO
Home > Berita Utama > Polda Sultra: Titing Saranani Kerap Berpindah, Jadi Kendala Penangkapan

Polda Sultra: Titing Saranani Kerap Berpindah, Jadi Kendala Penangkapan

Polda Sultra Titing Saranani Kerap Berpindah, Jadi Kendala Penangkapan
Dirkrimsus Polda Sultra Kombes Pol. Yandri Irsan saat memberikan keterangan pers di Mapolda Sultra FOTO: O D E K

tegas.co., KENDARI, SULTRA – Kasus duguan pelangaran Undang – Undang (UU) Informasi  Transaksi Eloktronik (ITE) dengan tertuga Tinting Sarani sampai saat ini belum ada titik terang.

Titing Saranani atau yang dikenal dengan Tie Sarani  juga sudah ditetapkan sebagai Daftar Pencarian Orang (DPO) sejak 8 Oktober 2018 lalu oleh Polda Sutra.

Menanggapi hal itu, Dirkrimsus Polda Sultra Kombes Pol. Yandri Irsan mengatakan, kasus dugaan UU ITE dengan tersangka Titing Saranani masih dalam proses pencarian. Hanya saja, kata dia, keberaan Titing Saranani yang sering kerap pindah – pindah tempat menjadi kendala utama untuk melakukan penangkapan.

“Keberadaan Titing Saranani adalah pindah – pindah Warnet, Identifikasinya dia tidak menggunakan mobile phone,”Ujarnya dia kepada sejumlah awak media usai menggelar press konferesce akhir tahun 2018, di Polda Sultra, Senin (31/12/2018).

Kendati diduga ada oknum yang membatu Titing Saranani kerap berpindah – pindah tempat, ia mengatakan belum bisa memastikan secara pasti, hanya saja kata dia kemungkinan besar ada orang yang ikut membatu Titing Saranani.

“Yah kita ngak bisa ini jugalah, tapi diduga ada bantuan dari orang,” Katanya.

Ia juga menepis jika alat untuk mendeteksi keberadaan Titing Saranani tidak mendukung, menurutnya,Kendala utama bukan persoalan alat, namun keberadaan yang kerap pindah -pindah tempat serta tidak menggunakan mobile phone yang jadi kendala.

“Kalo alat sebetulnya mendukung semua, cumakan berpindah – pindah warnet,”jelasnya.

Saat ditanya deteksi keberadaan terakhir, ia juga tidak menjelaskan secara pasti, hanya saja ia memastikan Titing Saranani berada di luar Sultra.

“Ngak usah saya sebutin nanti ketahuanlah, adalah ada di Jawa, ada di Sulawesi juga pernah,” Bebernya.

Yang pasti kata dia, Polda Sultra terus melakukan pencarian,”Kalo saya bertekat, sampai kapanpun dia tetap dikejar, karena diakan kadarluasanya lama, walaupun dirnya ganti statusnya dia tetap DPO,” Tandasnya.

REPORTER: O D E K

PUBLISHER: MAS’UD

Top