Terima kasih atas kunjungan anda di TEGAS.CO
Home > Berita Utama > Kadisdikbud Sultra Dimungkinkan Jadi Tersangka

Kadisdikbud Sultra Dimungkinkan Jadi Tersangka

Kadisdikbud Sultra Dimungkinkan Jadi Tersangka
Kasi Intel Kejari Kendari, Febrian, SH. MH

tegas.co., KENDARI, SULTRA – Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Kadisdikbud), Sulawesi Tenggara (Sultra), Damsid, diperiksa kejasaan Negeri Kendari, Kamis (6/12/2018).

Dalam pemeriksaannya serbanya 21 pertanyaan yang dipertanyakan. Jaksa menegaskan semua ada kemungkinan menjadi tersangka.

Kasi Intel Kejaksaan Negeri Kendari, Febrian, SH. MH menjelaskan, dari jumlah pertanyaan tersebut, seluruhnya menyangkut Dana Alokasi Khusus (DAK), SMA/SMK 2018 se Sultra.

“Semua kemungkinan akan menjadi tersangka, nanti dilihat perkembangan peyidikannya,”kata Febrian dengan singkat kepada sejumlah awak media.

Tonton videonya disini

Menurutnya, Damsid kembali akan diperiksa esok harinya, Jumat (7/12/2018).”Statusnya sebagai saksi. Besok (Jumat red), dilanjutkan pemeriksaannya. Sebab hari ini waktunya mepet. Pemeriksaannya mulai pukul 15.00 wita,”papar Febrian.

Ia menambahkan, selain Damsid, jaksa juga akan memeriksa seluruh kepala sekolah SMA/SMK se Sultra.

“Ntah bagaimana mekanismenya, seperti apa. Apakah kita kumpul atau kita yang ke daerah dengan memintah bantuan disana, sebab ini se Suluruh SMA/SMK se Sultra,”jelasnya.

Sementara itu, tersangka Sekretaris Dikbud, LD saat ini dalam pengembangan. Jaksa sedang megumpulkan dokumen – dokumen yang diperlukan.

Sebelumnya diberitakan,  Kejaksaan Negeri Kendari dibackup Kejaksaan Tinggi Sulawesi Tenggara (Sultra) mengamankan Sekretaris Dinas Pendidikan dan Kebudayaan setempat berinisial LD dalam Operasi Tangkap Tangan (OTT) di salah satu hotel di Kendari, Rabu (29/11/2018) petang.

Dalam OTT tersebut jaksa mengamankan Barang Bukti (BB) uang dalam koper sebesar Rp 425 juta dengan pecahan 50 dan 100 ribu rupiah.

Wakajati Sultra, Tomo Sutepu mengungkapkan, pihaknya telah melakukan pemantauan selama tiga hari sejak kegiatan di hotel lain.

“Saat itu kita belum melakukan pengamanan, nanti hari ini baru kita lakukan karena waktunya sangat tepat. Kami mengamankan Rp 425 juta,”ungkap Sutomo.

Uang yang diamankan kata Sutomo sebesar Rp 425 juta diduga komitmen fee Dana Alokasi Khusus (DAK) tahun anggaran 2018 pada Dinas Pendidikan Sultra dengan total anggaran Rp 102 Milyar dan Rp 80 milyar di SMK.

MAS’UD

Top