Terima kasih atas kunjungan anda di TEGAS.CO
Home > Berita Utama > Akibat Kelalaian Salah Satu Kades di Konawe, Uang Dana Desa Hilang

Akibat Kelalaian Salah Satu Kades di Konawe, Uang Dana Desa Hilang

Akibat Kelalaian Salah Satu Kades di Konawe, Uang Dana Desa Hilang
Kapolsek Pondidaha, IPTU Julak Sulohor. FOTO: RICO

tegas.co., KONAWE, SULTRA – Salah satu Kepala Desa (Kades) di Kabupaten Konawe, Sulawesi Tenggara (Sultra) kehilangan uang Dana Desa (DD) ratusan juta rupiah yang disimpan di dalam jok sepeda motornya, Senin (07/01/2018).

Diduga korban menjadi sasaran pencurian dengan modus pencongkelan jok motor. Kasus pencurian tersebut menimpa Kades Wawohine Kecamatan Pondidaha, Sarjono (16).

Berdasarkan keterangan korban, kasus pencurian tersebut diperkirakan terjadi sekitar pukul 10.00 Wita. Saat itu korban baru saja menarik uang DD sebesar Rp150 juta di Bank Pembangunan Daerah (BPD) Sultra Cabang Pondidaha dengan menggunakan sepeda motor jenis Suzuki Smas dengan Nomor Polisi DT 4919 BF.

“Supaya aman uang sebanyak Rp 150.000.000 saya masukkan di dalam jok motor sementara sisanya Rp 10.000.000 saya simpan di kantong celanaku,” ujar Sarjono, Senin (07/01/2019).

Dari BPD kemudian korban menuju toko bangunan (ALFA) yang berada di Desa Wonua Mandara Kecamatan Pondidaha dengan maksud belanja bahan bangunan, sementara sepeda motor yang dikendarainya diparkir di depan toko tersebut.

“Pas saya keluar dari toko saya liat itu karet pengikat jok motorku sudah terhambur. Saya periksa uang yang didalam jok sudah tidak ada, sudah hilang,” ungkapnya.

Sementara Kapolsek Pondidaha, IPTU Julak Sulohor saat dikonfirmasi membenarkan korban telah mengadukan kasus tersebut. Dijelaskan atas pengaduan korban, pihaknya kini telah menurunkan anggotanya untuk proses penyelidikan dan mengungkap pelaku.

Dari hasil pemeriksaan, kejadian tersebut merupakan suatu kelalaian korban. Dimana saat menarik uang di Bank, tidak meminta jasa pengawalan dari pihak keamanan.

“Dari dulu kami sudah memberikan imbauan kepada seluruh nasabah, jika menarik uang lebih dari Rp100 juta, agar menggunakan jasa pengawalan. Kami sudah siap melakukan pengawalan secara sukarela. Tapi ini jarang yang memanfaatkan,” kata Kapolsek.

“Hasil lidik sementara, sadel atau Jok motor korban memang mengalami kerusakan seperti habis dicongkel, namun kita masih akan melakukan pendalaman kasus untuk memastikan setiap kemungkinan lain yang terjadi,” tutupnya.

KONTRIBUTOR: RICO
PUBLISHER: SALAMUN SOFIAN

Top