Sel. Sep 17th, 2019

TEGAS.CO

Berita Video

Gubernur Sultra: Tangkap Para Provokator Bentrok Warga di Buton

Gubernur Sultra: Tangkap Para Provokator Bentrok Warga di Buton
Gubernur Sultra, Ali Mazi

Gubernur Sulawesi Tenggara (Sultra) meminta kepada aparat kepolisian untuk menangkap para provokator yang menjadi biang keladi terjadinya konflik antar warga desa Sampuabalo dan Gunung Jaya kabupaten Buton.

“Dan segera mengamankan lokasi konflik,”pintah Ali Mazi, Kamis (6/6/2019) di Kendari.

Ali Mazi mengimbau warga dua desa tersebut agar menahan diri dan tidak lagi melakukan aksi saling serang.

“Warga desa Sampuabalo dan Gunung Jaya untuk saling memafkan dan tidak memperbesar permasalahan, dimana saat ini merupakan momen idul fitri, warga hendaknya bisa saling memaaf – maafkan,”hatur Ali Mazi penuh harap.

Dirinya menyesalkan peristiwa yang terjadi di dua desa di kabupaten Buton, yang mengakibatkan warga terpaksa tidak bisa merayakan lebaran akibat konflik yang timbulkan oleh permasalahan sepele.

Bentrok warga kedua desa itu mengakibatkan 87 rumah warga terbakar, sementara puluhan orang lainnya mengalami luka – luka.

Sebelumnya diberitakan, Kapolda Sulawesi Tenggara (Sultra) Brigjend Pol Irianto mengimbau warga desa Gunung Jaya dan Sampobalo agar menahan diri dan memberikan kesempatan kepada TNI/Polri untuk mencari siapa pelaku pembakaran.

Kapolda juga telah memerintahkan Kapolres Buton, Baubau dan Muna untuk melakukan pendekatan dan memadamkan api serta menetralisir situasi di tempat kejadian.

“Saya selaku Kapolda Sultra menjamin, kita akan tegakan hukum dan siapa pelakunya kita akan tindak,”tegas Kapolda saat berkunjung di lokasi bentrok, Kamis (6/6/2019).

Kata Kapolda, terkait 87 rumah yang  terkabar, hasil koordinasi dengan Gubernur Sultra Ali Mazi, akan memberikan kompesasi, membangun bersama – sama TNI/Polri beserta kompensasi kerugian-kerugian lainnya. Baca, http://tegas.co/2019/06/06/kapolda-sultra-kerugian-akibat-bentrok-bakal-dapat-kompensasi/

Sementara itu, kondisi saat ini, Bentrokan yang terjadi antara dua kelompok warga, Desa Gunung Jaya dan Desa Sampuabalo, Kecamatan Siotapina, Kabupaten Buton, masih terus berlanjut. Tercatat korban bertambah. Dikabarkan dua meninggal dunia dan delapan luka-luka diduga akibat bentrokan.

Korban meninggal bernama LJ (60) warga Desa Hendea, Kecamatan Sampolawa, Buton Selatan (Busel), dan LG (50) warga Kelurahan Sorawolio, Kecamatan Sorawolio, Kota Baubau. Kedua Almarhum dikabarkan meninggal karena ditebas dengan senjata tajam.

Jenazah korban LJ sebelumnya dibawa ke RSUD Buton untuk diautopsi, terlebih dahulu dilarikan ke Puskemas Siotapina, Kecamatan Siotapina, dilakukan pertolongan pertama. Sementara mayat LG langsung dibawa ke RSUD Buton. Baca, http://tegas.co/2019/06/07/mencekam-bentrok-warga-di-buton-korban-bertambah-dua-meninggal-delapan-terluka/

TM14