Puluhan Ribu Warga Sultra Serbu Pantai Wisata Toronipa Tens of Thousands of Residents of South Sulawesi Beach Tourism in Toronipa

Pantai wisata Toronipa Konawe, Sulawesi Tenggara

Ada apa di pantai Toronipa? Kenapa masyarakat Sultra khususnya kota kendari antusias berwisata ke pantai Toronipa.  Oh ternyata Pantai Toronipa memiliki View (pemandangan) yang unik, dengan deburan ombak dari laut banda yang memiliki suasana terasa kita berada di Pantai Ancol Jakarta.

What’s on the Toronipa beach? Why are the people of Southeast Sulawesi, especially in the city of Kendari enthusiastic about visiting Toronipa beach. Oh it turns out that Toronipa Beach has a unique view, with the waves from the sea of ​​the banda that has the atmosphere we feel we are at Ancol Beach Jakarta.

Pernyataan saudara Amir, warga masyarakat jalan Chairil Anwar dekat PLN yang lagi berwisata di pantai Toronipa bersama keluarga sempat mengeluhkan tentang kondisi jalan menuju pantai Toronipa yang sangat sempit dan berlubang dari kota kendari sampai kawasan pariwisata Bokori yang jaraknya kurang lebih 12 kilometer dengan waktu tempuh 1 jam kalau normal, tapi kalau begini  ribuan orang menuju ke pantai Toronipa mencapai 3 jam masalahnya macet.

Iklan Pak Hado Kapolda Ian Baru

Amir’s statement, a resident of the Anwar chairil road near PLN, who is currently traveling on the Toronipa beach with his family, had complained about the condition of the road to Toronipa beach which is very narrow and pothole from the town of Kendari to the Bokori tourism area which is about 12 kilometers away and takes about 1 hour if it’s normal, but at this rate thousands of people head to Toronipa beach, it will be 3 hours.

Puluhan Ribu Warga Sultra Serbu Pantai Wisata Toronipa Tens of Thousands of Residents of South Sulawesi Beach Tourism in Toronipa

“Ketika dari Bokori ke Toronipa saya terharu sekali dengan kondisi jalan yang telah diperluas dua jalur dan dibeton, dengan jarak kurang lebih 3 kilometer, alhamdulillah ditempuh hanya sekitar 4 menit. Kalau 12 kilometer dituntaskan, maka pengunjung wisata Cuma membutuhkan waktu sekitar 16 menit dari Kendari menuju pantai wisata Toronipa yang ad di kabupaten Konawe, sulawesi Tenggara. Saya sudah rasakan begitu nyamannya, semoga bapak Gubernur Ali Mazi tentang pembangunan jalan pariwisata Toronipa, cepatmi diselesaikan sampai kota Kendari, kita ini kasian masyarakat Kendari sangat membutuhkan tempat wisata yang indah, nyaman, dan jaraknya tidak terlalu jauh cepat sampai tujuan,”imbuh amir kepada tegas.co.

“When from Bokori to Toronipa I was deeply moved by the condition of the road which had been expanded by two lanes and was concreted, with a distance of approximately 3 kilometers, thank God it took only about 4 minutes. If the 12 kilometers are completed, visitors only need about 16 minutes to travel from Kendari to the Toronipa tourist beach, which is in Konawe, Southeast Sulawesi. I already feel so comfortable, I hope Mr. Governor Ali Mazi about the construction of the tourism road in Toronipa, quickly completed until the city of Kendari, we feel that the people of Kendari really need beautiful, comfortable, and the distance is not too fast to the destination, “added Amir to firm.co.

Sedangkan Prof. Eka Suaib pantai Toronipa memiliki Prospek wisata berdaya saing tinggi dan memiliki Multiplayer efek mensejahterakan penduduk sekitar kawasan pantai Toronipa.

While Prof. Eka Suaib Toronipa beach has high competitive tourism prospects and has a multiplayer effect on the welfare of the population around the Toronipa beach area.

Puluhan Ribu Warga Sultra Serbu Pantai Wisata Toronipa Tens of Thousands of Residents of South Sulawesi Beach Tourism in Toronipa

Lanjut prof. Eka bahwa kita jangan hanya mengandalkan sektor pertambangan sebagai pemberi pendapatan daerah tertinggi, padahal sektor pariwisata kalau di kelolah dengan profesional sangat menjanjikan untuk menghasilkan PAD seperti daerah Bali, NTT dan lainnya.

Continue prof. Eka that we should not only rely on the mining sector as the highest regional income provider, even though the tourism sector if managed in a professional manner is very promising to produce PAD like Bali, NTT and others.

Sementara itu, Kadis Pariwisata Sultra Dr. Ir. Panca. M.Pd. mengajak untuk jaga kebersihan kawasan pariwisata Toronipa, “Kalau mau pantai Toronipa indah dan nyaman serta berdaya saing disiapkan fasilitas istirahat yang representatif seperti homestay, vila, gazebo, fasilitas kesehatan dan keselamatan (coastguard), tempat sampah portable yang dapat mudah dipindah-pindahkan untuk  sampah kering, basah dan sampah pelastik yang kita ketahui sebagai musuh dunia,  ditingkatkan kelengkapan alat  permainan pantai seperti  banana boad, parasailing (layang ditarik boad) dan SDM yang ramah wisata (kompoten dan profesional),”pintanya.

Meanwhile, Head of Southeast Sulawesi Tourism Office Ir. Five. M.Pd. invites to maintain the cleanliness of the tourism area of ​​Toronipa, “If you want the beautiful and comfortable Toronipa beach and competitiveness prepared representative rest facilities such as homestays, villas, gazebos, health and safety facilities (coastguard), portable trash bins that can be easily moved for trash dry, wet and plastic trash that we know as an enemy of the world, is enhanced by the completeness of beach play tools such as banana boad, parasailing (kite pulled boad) and tourist-friendly human resources (compotent and professional), “he pleaded.

Asnan La Amba selaku Dewan Pengawas dan Ormas Nasdem mendapatkan laporan dari penjaga loket pintu masuk Pantai Toronipa, Dinas Perhubungan Konawe, bahwa sampai pukul 16.00 wita, jumlah kendaraan roda empat yang masuk kawasan pantai Toronipa telah mencapai 1500 mobil belum termasuk kendaraan roda dua kurang lebih mencapai 2000 motor.

Asnan La Amba as the Supervisory Board and Nasdem Community Organization received a report from the guard gate at the entrance of the Toronipa Beach, Konawe Transportation Office, that until 16:00 pm, the number of four-wheeled vehicles entering the Toronipa beach area had reached 1500 cars not including two-wheeled vehicles reaching more or less 2000 motorcycles.

Puluhan Ribu Warga Sultra Serbu Pantai Wisata Toronipa Tens of Thousands of Residents of South Sulawesi Beach Tourism in Toronipa

“Jika dalam satu kendaraan roda empat 10 orang, maka jumlah pengunjung pantai Toronipa bekrisar 15 ribu orang ditambahkan dua orang penggun kendaraan roda dua sebanyak 40 sehingga jumlah keseluruhan pengunjung kisaran 19 ribu. Jika jalan sudah dua jalur tentu akan jauh lebih banyak, bis mencapai 20 – 30 pengunjung,”kata Asnan.

“If there are 10 four-wheeled vehicles, then the number of visitors to the Toronipa beach is 15 thousand, two people add two 40-wheeled vehicles, bringing the total number of visitors to around 19 thousand. If the road has two lanes, of course there will be far more, buses will reach 20-30 visitors, “said Asnan.

Para pengunjung tersebut berharap, agar progres jalan Kendari – Toronipa tuntas pada tahun 2020 ini.

The visitors hope that the progress of the Kendari – Toronipa road will be completed in 2020.

DEMIKIAN RILIS DISKOMINFO SULAWESI TENGGARA

THEN RELEASE DISKOMINFO SOUTHEAST SULAWESI

tegas.co

Berita Video Kritik Berimbang & Lugas