Pergulatan Politik Praktis Dalam Kehidupan Demokrasi

La Raita Afu, S.SI

TEGAS.CO,. BUTENG – Kata “demokrasi” berasal dari dua kata, yaitu demos yang berarti rakyat, dan kratos/cratein yang berarti pemerintahan. Dapat diartikan pula pemerintahan dari rakyat, oleh rakyat dan untuk rakyat. Konsep demokrasi menjadi sebuah kata kunci tersendiri dalam pemahaman bidang ilmu sosial maupun politik.

Menjadi sesuatu yang lumrah karena demokrasi saat ini dianggap sebagai indikator perkembangan politik suatu negara.

Seiring dengan berkembangnya zaman, ditambah lagi kemajuan sistem demokrasi yang semakin maju. makna dari demokrasi terus fluktuatif sejalan dengan perputaran waktu.

Demokrasi adalah bentuk atau mekanisme sistem pemerintahan suatu negara sebagai upaya mewujudkan kedaulatan rakyat (kekuasaan warganegara) atas negara untuk dijalankan oleh pemerintah negara tersebut.

Advertisements
Siapa pilihan anda Silahkan dicentang Bakal calon wali kota Kendari Hasil diskusi dari berbagai sumber menyebut bakal calon wali kota Kendari periode selanjutnya Berikut bakal calon wali kota Kendari

Pembahasan kearah ini menurut saya akan menjadi sesuatu yang menarik untuk diperbincangkan, manakala kita memiliki kapabilitas yang cukup memadai dalam membidik wacana demokrasi yang berkembang di negara kita dari berbagai sudut pandang dan kacamata yang berbeda.

Sebenarnya, demokrasi adalah sebuah cita-cita yang ideal. Demokrasi bukanlah semata-mata cara bagaimana sebuah negara memerintah, namun lebih dari itu demokrasi juga merupakan sebuah ide, gagasan, atau cita-cita.

Diskursus tentang demokrasi di Indonesia sampai saat ini masih debatable, yakni tak pernah terdefinisikan secara established. Dalam hal ini kita lebih banyak mengurai tentang kriteria-keriteria demokratis daripada definisi demokrasi itu sendiri.

Fakta tentang politik praktis dalam demokrasi di Indonesia menjadi sebuah gambaran umum bagaimana tingkat pemahaman masyarakat terhadap antisipasi dampak vertikal maupun horizontal diberbagai lapisan kehidupan bermasyarakat.

Kedewasaan cara bernalar masyarakat dalam menyikapi keberagaman yang ditawarkan dari demokrasi terus menjadi cita-cita luhur dari pejuang demokrasi dimasanya.

Fenomena yang terjadi di masyarakat terkait pesta demokrasi kini menjadi wajah tersendiri dalam gulatan politik praktis diakar rumput kehidupan sosial masyarakat. Mosi tidak percaya kepada unsur pemerintahan legislatif, eksekutif, yudikatif maupun unsur lainnya yang merupakan produk dari demokrasi kini menjadi konsumsi publik yang tak terbantahkan lagi.

Aksi unjuk rasa yang menjadi buah dari krisis ketidakpercayaan masyarakat kepada pihak berkepentingan bahkan menjadi tunggangan kepentingan dari pihak lain yang selalu ingin merongrong persatuan bangsa menjadi masalah baru yang harus segera ditangkal mengingat bagaimana perjuangan kemerdekaan dari kstaria-ksatria leluhur kita.

Politik praktis memang menjadi aplikatif dari sistem demokrasi yang kita anut. Tetapi pentingnya edukasi bagi masyarakat agar memahami nilai nilai demokrasi itu harus selalu dikembangkan agar konflik vertikal maupun konflik horizontal tak menguras energi kita untuk terus menjadi negara maju dan madani

Penulis : La Raita Afu, S.SI

Editor : YA

tegas.co

Berita Video Kritik Berimbang & Lugas

error: Content is protected !!