oleh

Orator Aksi Tira Klaim Oknum Dibalik Konvoi, Begini Penjelasan Pemuda Bahari

Orator aksi masyarakat Desa Tira
Orator aksi masyarakat Desa Tira

TEGAS.CO., BUTON SELATAN – Orator aksi masyarakat Desa Tira mengklaim bahwa otak dibalik konvoinya masyarakat Bahari ke Desa Tira pada Jumat siang ialah Kompol La Baco, Parabela bahari, kepala Desa bahari, Kepala Desa Bahari Dua, dan Kepala Desa Bahari 3.

Menyikapi hal itu, Budianto selaku pemuda Bahari, sekaligus yang terlibat dalam konvoi, dengan tegas membantah apa yang disebutkan oleh orator aksi massa tira tersebut, Sabtu (21/11/2020).

Lewat via telepon Budianto menerangkan bahwa konvoi yang terjadi ialah murni inisiatif masyarakat secara umum Desa Bahari, Bahari Dua dan Bahari 3, tanpa campur tangan siapapun, termasuk Kompol Labaco, Parabela, dan tiga kepala desa.

Lebih lanjut, Ia juga menjelaskan bahwa kehadiran yang oknum yang diklaim tersebut, justru hadir untuk meredamkan emosi warga yang saat itu tak terbendungi melakukan tindakan yang lebih anarkis.

Iklan KPU KONKEP

“Tidak ada keterlibatan dari pihak manapun. Adapun kepolisian hanya secara kebetulan datang melakukan pengamanan masa dan tanpa kami sampaikan,” jelasnya.

Dikatakannya, konvoi ke desa Tira diawali oleh penyerangan warga Tira terhadap pemuda Bahari yang berakhir 3 warga Bahari tertusuk benda tajam. 1 orang berujung meninggal dunia dan selebihnya masih dirawat di rumah sakit.

Menurut kesaksian Budianto, jumlah warga Tira yang melakukan penyerangan berkisar 20 orang pukul 09.00 Wita.

“Kedatangan segerombolan warga Tira tersebut sengaja dipanggil oleh pelajar asli Tira, yang diduga kuat sebagai bentuk dukungan kepada pelajar Tira atas miskomunikasinya dengan pelajar Bahari,” terangnya.

Untuk diketahui, siswa/i SMAN 3 Sampolawa yang berlokasi kurang lebih 200 meter dari perkampungan Bahari tidak hanya berpelajarkan masyarakat Bahari melainkan juga ada beberapa warga Tira yang menempuh studi di sekolah tersebut.

Editor: H5P

DMCA.com Protection Status

Komentar