oleh

Ini Tanggapan Wali Kota Kendari Terkait Koreksi Normalisasi Kali Kadia

Iklan BPD
Wali kota Kendari, Sulkarnain Kadir, SE,. ME
Wali kota Kendari, Sulkarnain Kadir, SE,. ME

TEGAS.CO., KENDARI – Wakil Ketua I Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Kendari, LM Inarto mengoreksi rencana Pemkot Kendari untuk menormalisasi kali kadia.

Menanggapi itu, Wali kota Kendari, Sulkarnain Kadir memastikan bahwa dalam normalisasi kali Kadia air tidak akan meluap jika hujan terjadi.

Ia menambahkan bahwa kali kadia tidak setiap hari meluap dan normalisasi dengan membuat ruang terbuka publik di bantaran kali sudah diperhitungkan.

“Kita sudah hitung dimensinya, kita juga menghitung besaran yang bisa ditampung. Sehingga kita sudah perkirakan juga bila air meluap, masih bisa ditampung,” ungkapnya saat ditemui setelah mengikuti Rapat Paripurna di gedung DPRD Kota Kendari, Selasa (26/1/2021).

Olehnya itu, dengan normalisasi ini Kali Kadia juga menjadi ruang terbuka hijau (RTH).

“Karena kita ingin fungsi kali ini tidak hanya sebagai saluran air. Tapi bisa menjadi RTH, sehingga mempercantik Kota Kendari,” katanya

Terkait penataan lokasi tersebut, Sulkarnain mengatakan, pada 2020 lalu Pemerintah Kota (Pemkot) Kendari telah mengalokasikan anggaran sebesar Rp. 2,7 miliar untuk pembenahan kawasan kali kadia. Namun, pandemi Covid-19, menyebabkan terjadinya recoffusing anggaran sehingga program ini sempat terhambat.

“Untuk tahun 2021 ini, Pemkot masih akan melanjutkan pembangunan kawasan kali Kadia tersebut secara bertahap untuk menuntaskan program tersebut,” ucapnya

“Paling tidak, kita bisa memperlihatkan kepada masyarakat contoh kali Kadia seperti itu kalau rampung,” tambahnya.

Sebagai tokoh pembangunan visioner dan inovatif, Sulkarnain mengungkapkan, alokasi anggaran Rp 2,7 Milliar yang dimasukkan dalam APBD masih tergolong kecil untuk membenahi kawasan kali Kadia tersebut.

Reporter : St. Sarni

Editor : YA

Komentar

Iklan Kominfo Sultra