oleh

Masalah Kecil Dibesar-Besarkan, Masalah Besar Tidak Kunjung Terselesaikan

Iklan BPD
Ilan Ummu Syifa (Ibu Rumah Tangga)
Ilan Ummu Syifa (Ibu Rumah Tangga)

TEGAS.CO., NUSANTARA – Beberapa hari yang lalu sempat viral kasus mengenai seragam jilbab (kerudung) di sekolah yang tepatnya di SMKN 2 padang Rusmadi mengatakan bahwa seluruh siswi non muslim yang ada di SMKN 2 padang semuanya menggunakan kerudung sebagaimana teman-temannya yang muslim, kecuali 1 orang yakni Jeni Cahyani Hia.

Hanya ia yang menolak memakai kerudung, namun setelah diklarifikasi oleh pihak sekolah tidak memaksanya secara keseluruhan, di SMKN 2 padang ada 46 anak (siswi) non muslim termasuk Jeni untuk mengenakan kerudung. Semuanya memakai kerudung kecuali Jeni, bahkan kata kepala dinas pendidikan di kota padang beliau mengatakan bahwa di kota padang ada aturan berpakaian muslim dan terus di pertahankan karena memiliki nilai positif.

Dan orang tua juga sudah memberikan tanda tangan persetujuan. Namun aturan tersebut di khususkan bagi siswi muslim saja. Dalam aturan ini di jelaskan bagi siswi muslim wajib menggunakan jilbab namun bagi siswi non muslim aturan itu tidak berlaku pakaian siswi non muslim tapi harus sopan sesuai dengan norma sopan santun sesuai dengan norma sopan santun jika tidak menggunakan jilbab.

Seharusnya isu seragam jilbab ini sudah selesai dengan tanggapan seluruh pihak terkait namun tetap saja hal seperti ini di besar-besarkan sementara kasus sekarang saja yang lebih utama yang sedang melanda di Indonesia seperti gempa di Sulawesi, banjir di Kalimantan, dan masalah yang lebih utama yang sampai saat ini belum juga kunjung usai seperti Covid 19 ini, malah disibukan menyerang aturan menutup aurat yang menurut Syariat Islam itu wajib.

Inilah penyebab dari aturan yang lahir dari aturan Sekuler yaitu aturan yang di buat manusia karena sistem demokrasi melahirkan masalah kecil dibesarkan, sedangkan masalah besar tidak diselesaikan secara tuntas dan menggiring para generasi pada ranah hidup yang liberal dan menjauhkan diri dari agama.

Berbeda halnya di dalam Islam merupakan agama yang Allah turunkan lengkap dengan syariatnya yaitu untuk aturan seluruh kehidupan dan dapat menyelesaikan semua permasalahan, baik masalah kecil maupun besar diselesaikan dengan tuntas.

Seperti di masa khilafah yaitu non muslim mendapatkan perlakuan terhormat. Sebab penerapan Islam secara kaffah telah berhasil menerapkan Islam menjadi rahmatan lilalamin (rahmat bagi semesta alam) inilah hebatnya aturan yang lahir dari Allah Swt.
Wallahu’alam Bi Shawwab

Penulis: Ilan Ummu Syifa (Ibu Rumah Tangga)
Editor: H5P

Komentar

Iklan Kominfo Sultra