oleh

Pengaderan Kampus, Antara Membina dan Menyiksa

Terlihat secara bergerbolan, para ssnior memukul mahasiswa baru yang dijejerkan di atas pasir
Terlihat secara bergerbolan, para ssnior memukul mahasiswa baru yang dijejerkan di atas pasir

TEGAS.CO., SULTRA – Sudah menjadi rahasia umum dan bukan hal tabu lagi di kalangan mahasiswa bahkan ditelinga masyarakat tentang desas-desus kekerasan para senior (senioritas) terhadap mahasiswa baru (Maba) saat masa orientasi, pengaderan atau latihan dasar kepemimpinan (LDK) di kampus.

Hal ini dilakukan para senior dengan alasan selain sebagai bentuk perkenalan diri juga agar mahasiswa baru nanti dapat disiplin dan menghormati para senior yang lebih dulu merasakan asam garam kehidupan perkuliahan.

Iklan Mubar Iklan Mubar

Pada akhirnya, LDK yang biasanya diisi dengan pembekalan materi seputaran kampus dan kemahasiswan, tak jarang diisi dengan kegiatan beristilah pembantaian. Hal itu, biasanya dilakukan pada waktu seperempat malam sampai menjelang subuh. Sehingga penyiksaan senioritas tersebut hanya akan menjadi cerita-cerita pahit dan kenangan para Maba yang akan diwariskan ke mahasiswa baru selanjutnya.

Namun, bagaimana jika hal tersebut dilakukan secara terang-terangan didepan khalayak ramai, tentu akan menjadi buah bibir dan mengundang ironi warga.

Tepat Minggu (28/02/2021) terjadilah istilah pembantaian Maba tersebut, dari video yang beredar, terlihat para senior memukul sadis para juniornya dengan posisi berbaring terlentang di pasir pantai Nambo.

Setelah dikonfirmasi pihak tegas.co diduga kuat kekerasan saat pengaderan tersebut dilakukan oleh panitia pengaderan mahasiswa jurusan Pendidikan Ekonomi, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) UHO Kendari, Sulawesi Tenggara (Sultra).

Saat dikonfirmasi, ketua Himpunan Mahasiswa Jurusan (HMJ) Pendidikan Ekonomi, Ilon Saputra membenarkan video yang kini tengah viral itu.

Ia mengatakan, kekerasan tersebut dilakukan panitia LDK (2018) atas titah beberapa alumni yang tidak lain adalah senior di jurusan berkoperasi itu.

“Saya juga yang salah, terlalu ikuti maunya senior,” kata mahasiswa yang biasa disapa Ilon itu.

Pihak tegas.co telah mengkonfirmasi video tersebut ke ketua Jurusan Pendidikan Ekonomi, Edy Karno via WhatsApp. Namun, hingga berita ini ditayangkan belum ada keterangan resmi dari yang bersangkutan.

H5P

Komentar

Iklan Kominfo Sultra