oleh

Buka Jambore Eksekutif, Ini Target Bupati Muna

Bupati Muna, LM. Rusman Emba saat membuka jambore eksekutif

TEGAS.CO,. MUNA – Kwartir Gerakan Pramuka Cabang Muna mengadakan Jambore Eksekutif dengan mengangkat tema “Konsolidasi Gerakan Pramuka dalam rangka mendorong percepatan penanganan Covid-19 guna mewujudkan perubahan perilaku” bertempat di kawasan Warangga Kabupaten Muna, Sultra, 6 – 8 Maret 2021.

Kegiatan jambore tersebut diikuti oleh seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD), Camat dan Kepala Desa dilingkup pemerintah Kabupaten (Pemkab) Muna serta Peserta didik SMP dan SMK di wilayah Muna.

Iklan Mubar Iklan Mubar

Dalam pembukaan Jambore tersebut, Bupati Muna, LM Rusman Emba ST mengucapkan terimakasih dan apresiasi kepada Kwartir Gerakan Pramuka Cabang Muna yang telah mengadakan kegiatan jambore selaras dengan arah pembangunan di Muna.

“Kegiatan yang positif ini tentu menjadi harapan kita semua apalagi selaras dengan arah pembangunan yang kita galangkan. Kita berharap kegiatan ini dijalankan dengan baik guna memantapkan tekad para pemimpin organisasi, perangkat daerah, dan peserta didik yang tidak lain adalah generasi muda sebagai patriot pembangunan untuk menjadi pelopor gerakan perubahan di Muna,”ujarnya disela-sela membuka acara jambore eksekutif, Minggu (7/3).

Kegiatan ini yang arahnya menjadikan kawasan warangga menjadi area ruang hijau telah dicantumkan pada RPJMD yang nantinya berbentuk Taman Kota.

“Kedepan area ini akan menjadi Bumi Kemah Pramuka,” lanjutnya.

Tahun ini melalui APBD, lanjut Rusman, Pemda telah menganggarkan Rp 5 miliar dalam rangka penataan wilayah warangga. Hal tersebut, katanya, merupakan sesuatu yang positif, sehingga dapat mengembalikan area hijau yang dulu pernah ada.

Rusman menuturkan kegiatan tersebut selaras dengan kedatangan Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan termaksud nantinya akan banyak program-program di kawasan Warangga.

“Kami juga memiliki program-program, diantaranya menjadikan kawasan ini sebagai kebun raya sekaligus ada beberapa item, misalnya bendungan yang akan kita buat sebagai penampungan air ketika banjir”, ucapnya Bupati terpilih pada 2020 yang lalu itu.

“Perumusannya sudah berjalan tinggal menunggu. Termaksud desain untuk pengembangan bendungan dari mata air Matapanggi. Tentu saja kita akan dorong kawasan ini menjadi area dengan view yang menarik dan indah,” sambungnya.

Hal tersebut, akan dorong dengan konsep agro industri, dimana, sambungnya, hutan dapat dimanfaatkan untuk kegiatan-kegiatan atau penanaman-penanaman yang sifatnya pangan, sehingga di satu sisi penghijauannya jalan kemudian kegiatan ekonomi kerakyatan juga bisa berjalan.

“Kemudian bisa juga menjadi aktivitas dalam rangka kegiatan-kegiatan kemasyarakatan termaksud kegiatan-kegiatan yang bersifat wisata”, katanya.

Rusman menyebut tantangan negeri di tengah pandemi Covid-19 dengan terganggunya seluruh tatanan kehidupan perlu kepedulian dan tanggung jawab semua pihak.

Ia juga meminta semua pihak untuk tetap mematuhi anjuran pemerintah dan taat terhadap protokol kesehatan, mencuci tangan, menjaga jarak dan selalu memakai masker.

“Pemulihan nasional akibat covid-19 adalah tanggung jawab kita semua untuk membangun kembali negeri, salah satunya di daerah ini. Mudah-mudahan apa yang menjadi rencana besar ini bisa kita wujudkan”, tutup Majelis Pembimbing Gerakan Pramuka Cabang Muna itu.

Reporter : FAISAL

Editor : YA

Komentar

Iklan Kominfo Sultra