Terima kasih atas kunjungan anda di TEGAS.CO
Home > Daerah > Tenaga Kesehatan Keluhkan Dana BOK

Tenaga Kesehatan Keluhkan Dana BOK

tegas.co., KONKEP, SULTRA – Tenaga Kesehatan Yang bertugas di Puskesmas Polara, Kecamatan Wawonii Tenggara, Kabupaten Konawe Kepulauan (Konkep), Sulawesi Tenggara (Sultra) mengeluh karena adanya Pemotongan Dana BOK yang di Lakukan Oleh oknum-oknum Petinggi di Puskesmas tersebut.

Dana tersebut digelontorkan ke Puskesmas empat bulan sekali yang sebelumnya sudah pernah diperbincangkan bersama pada saat rapat internal yang dilakukan oleh Kepala Puskesmas dan Bendahara bersama para tenaga kesehatan lainnya dipuskesmas tersebut.

Hasilnya, disepakati 60 persen untuk para tenaga kesehatan yang bertugas, baik di puskesmas ataupun di lapangan, dan 40 persen untuk Bendahara dan Kapus, akan tetapi malah sebaliknya.

Pemotongan anggaran itu, dinilai tidak sesuai dengan kesepakatan yang sebelumnya dibangun antara tenaga medis, bendahara dan kapus di Puskesmas itu.

“Waktu rapat minlok kami, 40 persen itu untuk bendahara dan Kapus, sedangkan 60 persennya untuk kami. tapi kenyataanya, yang kita terima hanya 40 persen dan ini tidak sesuai kesepakatan waktu rapat,” keluh salah seorang tenaga kesehatan yang enggan menyebutkan namanya, Rabu (18/10/2017).

Penerimaan BOK tersebut dinilai tidak sesuai dengan hasil kerja para tenaga kesehatan yang bertugas di Puskesmas tersebut, medan kerja di lapangan yang begitu extrim dan cukup jauh membuat para petugas tersebut menjadi risau akibat dana BOK yang diterima tidak sesuai dan dengan alasan tidak masuk akal.

“Kita sudah penuhi kewajiban untuk berikan pelayanan sama masyarakat, tapi hak kita dipotong baru alasannya tidak masuk akal.” Ungkapnya.

Ditempat yang berbeda, Sekretaris Dinas Kesehatan (Sekdis), Alno Berniat, mengungkapkan, belum mengetahui secara pasti pemotongan dana BOK yang mencapai 60 persen tersebut.

“Saya belum tau pasti itu masalah pemotongannya, kalau dana kapitasi memang ada 40:60, untuk operasional dan Jada, tapi kalau BOK saya belum tau itu,”Kata Alno di ruang kerjanya.

Alno juga mengatakan, akan turun langsung ke puskesmas untuk mengecek kebenaran terkait pemotongan tersebut.

“Saya akan turun cek langsung. dan akan memangil seluruh Kepala Puskesmas dan  Bendahara untuk mengevaluasi persoalan ini,”Ujarnya.

Kepala Puskesmas Polara, Armansyah, saat di konfirmasi mengatakan, Tidak ada pemotongan dana tersebut, kapus hanya mengetahui pemotongan 30 persen dan 10 persen untuk Pajak.

“Bendahara tidak melaporkan itu, yang saya tau potongan BOK itu hanya 30 persen dan 10 persen pajak,”Dalih Arman.

REPORTER : I R F A N

PUBLISHER : MAS’UD

Top