Terima kasih atas kunjungan anda di TEGAS.CO
Home > Berita Utama > Caleg Perempuan di Sultra Dibekali Pendidikan Politik

Caleg Perempuan di Sultra Dibekali Pendidikan Politik

Caleg Perempuan di Sultra Dibekali Pendidikan Politik
Salah satu penghargaan yang pernah diterima Murniaty M Ridwan. FOTO: ODHEK

tegas.co., KENDARI, SULTRA – Sejumlah perempuan bakal calon legislatif (Bacaleg) Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra), mengikuti Pelatihan Peningkatan Kapasitas Politik Bagi Perempuan Potensi Calon Legislatif (Caleg) pada Pemilu 2019, yang diselenggarakan Kementrian Pemberdayaan Perempuan, di Kota Kendari, Kamis (11/10/2018).

Salah satu Caleg perwakilan perempuan, Murniaty M Ridwan mengatakan, kegiatan yang diselengarakan dua hari itu bertujuan untuk meningkatkan penguatan kapasitas bagi Caleg perempuan di tahun 2019 mendatang khususnya di Sultra.

Pelatihan ini diikuti seluruh Bacaleg perempuan masing-masing perwakilan Parpol.

“Dari seluruh partai memang sudah ada utusannya semua, kami dari Partai PAN ada tujuh utusannya, ada juga yang tidak hadir kerena berbagai kesibukan,” ujar Murniati pada tegas.co ditumui usai kegiatan tersebut di Kendari, Kamis (11/10/2018).

Menurutnya, pelatihan ini sangat penting guna meningkatkan kapasitas Caleg perempuan mulai dari tahapan sosialisasi sampai tahapan tugas-tugas pokok anggota legislatif.

“Di dalam pelatihan kami diberikan acuan-acuan yang memang sesuai tatanan yang berlaku sehingga calon perempuan itu lebih terarah, yang tadinya itu otodidak kita melaksanakan sosialisasi atau kampanye, nih sekarang kita sudah punya acuan,” jelas mantan Ketua Tim Penggerak PKK Buton Utara itu.

“Yang diberikan kepada kita memang sangat penting, contohnya bagaimana perempuan bisa memenuhi kuota 30 persen, baik DPRD kota, provinsi hingga DPR RI,” tambahnya.

Lebih lanjut Caleg nomor urut 1 wilayah Sultra III dari PAN ini menjelaskan, dengan mengikuti kegiatan tersebut, dirinya mengaku sudah lebih terarah.

“Dengan adanya pelatihan, ya saya secara pribadi meresa lebih terarah, yang tadinya otodidak sekarang menjadi lebih terarah, meskipun sebetulnya materi-materi yang diberikan itu kami sering lakukan di lapangan,” tandasnya.

REPORTER: ODHEK
PUBLISHER: SALAMUN SOFIAN

Top