Terima kasih atas kunjungan anda di TEGAS.CO
Home > Baubau > Kapolres Baubau Dimutasi, Masyarakat Demo DPRD

Kapolres Baubau Dimutasi, Masyarakat Demo DPRD

[dd-parallax img=”http://tegas.co/wp-content/uploads/Lita-Baubau.jpg” height=”500″ speed=”2″ z-index=”0″ position=”left” offset=”false”]TEGAS[/dd-parallax]

tegas.co., BAUBAU, SULTRA – Usai melakukan petisi pengumpulan tanda tangan yang berlangsung selama lima hari sejak 17 Oktober lalu. Masyarakat dan komunitas se-kota Baubau menggelar aksi ke Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) setempat, Senin (22/10/18). Aksi tersebut bertemakan “Sejuta cinta untuk Kapolres ku”.

Deva selaku korlap aksi mengungkapkan, masyarakat meminta untuk penundaan kepindahan D.W.M (sapaan akrab Daniel W Mucharam selaku Kapolres Baubau) hingga perhelatan Pilpres 2019.

Massa aksi menilai, kinerja pria kelahiran Sukabumi Jawa Barat itu selama mengembang tugas mampu menjaga kota Baubau dalam situasi kondusif, nyaman dengan menjalin sinergitas TNI-POLRI.

Selain itu, banyak inovasi dan tindakan represif yang dilakukan dalam menjalankan tugasnya sebagai Kapolres, sehingga bentrok dan masalah yang terjadi mampu diredam dan berakhir dengan baik.

“Sosoknya yang humanis dan religius dengan gaya blusukan selalu hadir di tengah masyarakat, membuat banyak orang mencintai dan menyukai beliau terbukti dengan banyaknya tanda tangan yang telah dikumpulkan,”ungkap Deva.

Saat dikonfirmasi awak tegas.co, Ketua DPRD H. Kamil Ady Karim usai menggelar rapat bersama delapan anggota dewan kehormatan dan peserta aksi mengungkapkan, pihaknya telah menerima dan mendengarkan tujuan massa aksi.

“Namun kembali lagi kami sebagai Dewan perwakilan Rakyat Daerah yang  tugasnya sebagai penyambung lidah rakyat, hanya dapat memberi masukan dengan proses dan prosedur yang panjang dan tidak dapat mengintervensi keputusan yang telah diambil oleh Pejabat utama Polri dalam hal ini Kapolri,”papar Kamil Ady Karim.

Lanjut Kamil, sertijab akan dilangsungkan dua hari ke depan. pihaknya hanya dapat memberikan dukungan secara pribadi dengan mendukung apa yang telah dilakukan.

Serta mengajak peserta aksi Untuk mendukung kepindahan D.W.M ke Bengkulu dalam mendapatkan jenjang karir yang lebih tinggi.

“Karena dalam pengambilan keputusan Promosi jabatan D.W.M  itu melalui Wajakti (Dewan kepangkatan dan jabatan tinggi polri) serta disetujui kapolri, sehingga kami tidak dapat mengintervensi keputusan itu,”tutur Kamil kepada sejumlah awak media.

Ditambahkannya, pihaknya mengapresiasi apa yang telah dilakukan masyarakat dan secara pribadi masyarakat Kota Baubau mengakui sosok yang sangat baik dan perlu di contoh sebagai tauladan sikap dan kepribadian yang mencerminkan pemimpin yang baik.

“Selama menjabat dan menjaga Kamtibmas D.W.M telah mendirikan posko buru tindak yang terletak di pasar Wameo. Dimana tujuannya adalah kejar dan lumpuhkan siapa saja yang mencoba membuat rusuh di kota Baubau. ada  Motor E-Mobile Bripka Arifudin di Pulau Kadatua yang mengajarkan kurang lebih 500 anak agar mengetahui cara akses dan browsing internet, telah menciptakan sejarah dengan Menaklukkan Selat Kadatua pada 1 September lalu tepat di  HUT Polwan Ke-70,”tutupnya.

Polres Baubau sejak 2007 telah memiliki 10 orang Kapolres dan belum pernah ada petisi masyarakat yang meminta untuk penundaan kepindahan Kapolres Baubau.

Hal ini menjadi bukti bahwa Daniel W Mucharam yang menjabat Kapolres ke-10 telah mengabdikan dirinya dengan berbagai inovasinya, membuat masyarakat menginginkan untuk lebih lama di tanah Buton Eks Kesultanan ini.

PENULIS: JELITA SRI RAHAYU

PUBLISHER: MAS’UD

Top