Kembali Gelar Aksi, Masyarakat dan Mahasiswa Tuntut Pembebasan Tiga Rekannya

Iklan Wali Kota

Iklan diskop

Demonstrasi masyarakat dan mahasiswa di lokasi PT GMS di kecamatan Laonti, Konsel. Minggu (19/9)

TEGAS.CO,. KONAWE SELATAN – Sejumlah masyarakat dan mahasiswa kecamatan Laonti, Konawe Selatan (Konsel) menggelar aksi demonstrasi di PT Gerbang Multi Sejahtera (GMS). Mereka memprotes atas pencemaran lingkungan laut akibat aktivitas pertambangan perusahaan tersebut.

Selain pencemaran lingkungan laut, massa aksi juga menuntut pembebasan 3 (tiga) orang demonstran yang ditangkap pihak kepolisian sejak Sabtu pagi (18/9) saat melakukan aksi serupa beberapa waktu yang lalu.

v id="M643548ScriptRootC1219523">
Iklan wali kota Kendari

Ketiga demonstran yang ditangkap adalah, Anhar, ketua Liga Mahasiswa Nasional Demokrasi (LMND) Kendari, serta Erwin dan Abdul Basir yang merupakan nelayan di kecamatan Laonti.

Iklan Wali Kota

“Penangkapan tersebut dipicu saat mobil perusahaan yang hendak menabrak atau memaksa membubarkan para demonstran namun ada penyusup yang kami curigai karyawan PT GMS yang mencoba merusak gerakan kami hingga terjadi keributan yang tidak diinginkan dan kami memiliki bukti videonya”, ungkap Koordinator lapangan (Korlap) aksi, Roy. Minggu (19/9).

“Mungkin karena polisi melihat mereka (yang ditangkap) bukan warga di situ dan ngotot bertahan, sehingga dikejar dan ditangkap,” lanjut Roy.

Roy juga mengatakan, pihak kepolisian seharusnya lebih profesional dalam menjalankan tupoksinya agar tidak terkesan berpihak.

“Kalau berbicara aturan, seharusnya provokator yang susupi gerakan kami juga harus ditahan”, tegas Roy.

Di tempat yang sama Kapolres Konsel, AKBP Erwin Pratomo, S.I.K menjelaskan bahwa penahanan tersebut bertujuan untuk mengamankan, agar tidak terjadi konflik yang bisa berakibat fatal.

“Dan terkait pembebasan tersebut beri kami ruang agar menuntaskan hal itu, biarkan kami bekerja sesuai prosedur yang ada agar tidak bertentangan pula dengan aturan”, ucap Erwin dihadapan massa aksi.

“Dan saya selaku Kapolres Konsel meminta kepada masyarakat agar mengutamakan keselamatan dan menjaga keamanan tetap kondusif. Kalaupun teman-teman massa aksi memiliki bukti video orang yang dicurigai menyusupi gerakan kalian, maka laporkan dan tunjukan buktinya biar kami punya dasar mengamankan orang tersebut, karena kami juga harus memiliki dasar dan memiki kebijakan yang menjadi patron, agar tidak melenceng dari regulasi yang ada”, tutupnya.

Untuk diketahui, massa aksi yang didominasi oleh ibu-ibu tersebut masih bertahan di lokasi dan memilih tidur di jalan hauling perusahaan sebagai bentuk aksi protes. Mereka akan terus bertahan sampai pihak kepolisian membebaskan tiga demonstran yang telah ditahan dan pihak perusahaan bertanggung jawab atas aktivitas pertambangannya.

Reporter : Ratkam.M.,S.Kom

Editor : Yusrif

Iklan Wali Kota
Iklan Wali Kota