Dihantam ombak, Longboat mengalami Mati Mesin

Dihantam ombak, Longboat mengalami Mati Mesin

tegas.co., KENDARI, SULTRA – Longboat milik Musuhi (52) dihantam ombak diperairan Liya Sumanga, Kabupaten Wakatobi, Sulawesi Tenggara (Sultra) mengalami mati mesin.Rabu (10/1/2018) sekitar pukul 19.50 Wita.

Dihantam ombak, Longboat mengalami Mati Mesin
Personil Basarnas saat melakukan pencarian FOTO: HUMAS SAR KENDARI

Kepala Kantor Basarnas Kendari, Djunaidi melalui Humasnya Wahyudi mengatakan, sekitar pukul 19.45 Wita, Badan Search And Rescue Nasional (Basarmas) Kendari menerima laporan dari keluarga korban bernama Karim.

Berlangganan berita tegas.co silahkan isi form di bawah ini

“Menurut keterangan keluarganya, korban keluar pergi memancing.Namun Longboatnya yang ditumpangi dihantam ombak,” ungkap Wahyudi melalui via telepon selulernya.

Masih kata Wahyudi, Longboat korban dihantam ombak dititik
koordinat 05 23′ 607″S – 123 37′ 726″E. Menyebabkan longboat mengalami mati mesin karena terendam air, sehingga mesin longboat tersebut tidak bisa dihidupkan lagi.

“Ciri-ciri longboat yang ditumpangi korban, berwarna biru,” katanya.

Selain itu, karena kondisinya sangat membahayakan jiwa manusia, sehingga tim Basarnas Kendari melakukan pencarian dan pertolongan.

“Sekitar pukul 20.00 Wita, tim Rescue Pos Sar Wakatobi diberangkatkan menuju ketempat kejadian musibah (TKM),”
jelasnya.

Wahyudi menambahkan, tim rescue pos Wakatobi berangkat ke TKM dengan menggunakan satu unit RIB untuk melakukan pencarian dan pertolongan.

REPORTER: O N N O

PUBLISHER: MAS’UD

Radio FM VOA Amerika Serikat Bahasa Indonesia DMCA.com Protection Status VOA TV Bahasa Indonesia Piala Dunia di Rusia adalah yang termahal, dengan biaya sekitar 15 miliar dolar, yang antara lain dipakai untuk membangun beberapa stadion besar baru, jaringan rel kereta api dan perbaikan bandara. Ini kesempatan untuk meningkatkan citra global Rusia, namun apakah berdampak baik bagi warga Rusia?

Kunjungi juga