Dinas Koperasi dan UMKM Konsel Dapat Bantuan Penataan PKL dari Pusat 

tegas.co., KONSEL, SULTRA – Dinas Koperasi dan Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) Kabupaten Konawe Selatan (Konsel), Sulawesi Tenggara (Sultra) berkomitmen meningkatkan kesejahteraan Pedagang Kaki Lima (PKL) dan Pelaku UMKM di daerah setempat.

Kepala Dinas Koperasi dan UMKM Konsel, Djussachri S.Sos mengatakan, langkah ini dilakukan sesuai program pemerintah daerah yang dipimpin oleh Bupati Konsel, H Surnuddin Dangga ST MM dan Wakilnya, DR H Arsalim Arifin SE M.Si dapat dilihat dengan patron peningkatan Kredit Usaha Rakyat (KUR) pelaku UMKM.

Berlangganan berita tegas.co silahkan isi form di bawah ini

Dimana, lanjut dia, untuk program KUR Tahun 2016-2017 dari tiga perbankan yakni Bank BRI, BNI dan Bank Mandiri mengalami peningkatan hingga 50 persen. “Penyaluran kebanyakan kepada usaha mikro dan kecil. Untuk KUR Mikro Rp 25 juta tanpa agunan. KUR Ritel perbedaan jumlah penyaluran maksimal Rp 500 juta dengan bunga 0,3 persen perbulan. Tahun 2017 Bank BRI telah menyalurkan Rp108.039.100.000. Bank Mandiri Rp 25.763.000.000, BNI Rp 4.814.000.000. Total Rp138.616.100.000,” jelas Djussachri didampingi Kabid UMKM, Ade Slamet S.Ip.

Menurut mantan Kadis Sosial Konsel ini, pelaku UMKM di Konsel saat ini kurang lebih 15.587 pelaku usaha yang tersebar di 25 kecamatan di Kabupaten Konsel. Olehnya itu, kata dia, pihaknya menyediakan sarana dan prasarana bagi PKL Konsel.

“Satu satunya Desa di Konsel yang mendapatkan penataan kawasan PKL sebanyak 50 lokal yakni Desa Langgapulu, Kecamatan Kolono Timur. Dan saat ini sudah sementara proses desain, dan dari 17 kabupaten di Sultra hanya Konsel yang mendapatkan penataan PKL melalui APBN,” terang Djussachri.

Dan saat ini, tambah dia, pemerintah daerah sudah memberikan keringanan melalui KUR dan memberikan perhatian bagi PKL di Konsel begitupula kedepannya. Untuk program KUR pemerintah daerah dalam hal ini Dinas Koperasi dan UMKM hanya melakukan sosialisasi.

“Ini merupakan suport oleh Bupati Konsel, Surunuddin Dangga dan Arsalim, utamanya dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat dalam bentuk perhatian kepada pelaku usaha-usaha kecil dan mikro di Konsel. Intinya kami terus berupaya dalam mewujudkan visi dan misi menuju kesejahteran masyarakat,” ungkap Djussachri menambahkan.

REPORTER: MAHIDIN

PUBLISHER: MAS’UD

Radio FM VOA Amerika Serikat Bahasa Indonesia DMCA.com Protection Status VOA TV Bahasa Indonesia Piala Dunia di Rusia adalah yang termahal, dengan biaya sekitar 15 miliar dolar, yang antara lain dipakai untuk membangun beberapa stadion besar baru, jaringan rel kereta api dan perbaikan bandara. Ini kesempatan untuk meningkatkan citra global Rusia, namun apakah berdampak baik bagi warga Rusia?

TEGASCO

Berita Video Kritik Berimbang & Lugas

Show Buttons
Hide Buttons