Dukung Aplikasi SIMRAL, Pemda Konsel Teken MoU Bersama BPPT

Dukung Aplikasi SIMRAL, Pemda Konsel Teken MoU Bersama BPPT
Pemda Konsel Berfoto Bersama Dengan Jajaran BPPT Pusat Usai Penandatanganan MoU Dilaksanakan FOTO: HUMAS PEMDA KONSEL

tegas.co. KONSEL, SULTRA – Bupati Konawe Selatan (Konsel), Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra), H Surunuddin Dangga, ST MM bersama Wakil Bupati, Dr H Arsalim Arifin, SE M.Si melakukan penandatanganan kesepakatan kerjasama Memorandum Of Understanding (MoU) dengan Kepala Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi (BPPT) RI, Dr Ir Unggul Priyanto, M.Sc di Jakarta, Senin (26/3/2018).

Penandatanganan MoU ini dalam rangka untuk penggunaan aplikasi Sistem Informasi Perencanaan Penganggaran dan Pengelolaan Keuangan Daerah (SIMRAL), dalam rangka mendukung pembangunan daerah.

Berlangganan berita tegas.co silahkan isi form di bawah ini

Dikesempatan itu, H Surunuddin Dangga mengatakan bahwa, melalui kesepakatan ini pihaknya yakin dapat merumuskan program dan kegiatan yang efektif dalam hal pengkajian, penerapan dan pemasyarakatkan teknologi untuk mendukung pembangunan daerah dan membantu peningkatan kesejahteraan masyarakat Konsel.

“MoU ini sangat penting, karena saat ini Konsel sedang giat-giatnya melakukan pembangunan di segala bidang. Seperti di bidang pertanian, perkebunan, peternakan, perikanan, pariwisata, pertambangan dan terutama di bidang peningkatan akuntabilitas kinerja Pemda dengan mengembangkan aplikasi berbasis aplikasi Website,” terang Surunuddin.

Selain MoU ini, sambung orang nomor Satu di Konsel itu, Pemda Konsel juga telah melaksanakan MoU dengan pihak-pihak lain, diantaranya pihak perbankan. Baik bank lokal maupun nasional, Perindo, Bulog, BPJS, dan BKSDA serta menjalin kemitraan dengan Kementerian dan Universitas serta Lembaga Donor, seperti AGFOR, USAID-APIK, CIDA-NSLIC, MCAI-KALLA dan SWISS CONTACT.

“Perlu saya sampaikan juga bahwa, hari ini kami hadir lengkap bersama seluruh jajaran OPD dan para Kepala Bagian lingkup Pemda Konsel. Hal ini merupakan bukti keseriusan kami untuk melakukan kerjasama dengan pihak BPPT Pusat,” jelas mantan Ketua DPRD Konsel ini.

Sedangkan Kepala BPPT RI, Unggul Priyanto menyampaikan bahwa, BPPT telah melakukan MoU terkait program aplikasi SIMRAL kepada 20 Kab/Kota termasuk Konsel. “MoU dengan Pemda Konsel ini adalah yang pertama untuk Provinsi Sultra,” terangnya.

Selain itu, kata dia, BPPT juga melakukan kerjasama pengembangan teknologi di bidang Pertanian dan Peternakan serta bidang lainnya, termasuk penelitian dan pengembangan olahan sagu yang banyak terdapat di Kabupaten Konsel yang cocok di konsumsi untuk mencegah diabetes.

“Pada intinya banyak yang bisa kita kerjakan, dan kami siap melalukan kerjasama untuk penelitian serta pengembangan teknolgi dengan Pemda Konsel dalam bidang tersebut selain aplikasi SIMRAL,” janjinya.

Menurtnya, Konsel memiliki banyak potensi sesuai yang dipaparkan Bupati Konsel barusan, ini sejalan dengan program BPPT yang sedang mengembangkan pakan sapi, bibit jagung dan bibit ikan kerapu.

“Saya anjurkan Pemda Konsel untuk menggandeng pihak Universitas yang ada di daerahnya, dan kami akan latih sesuai jurusan penelitian sehingga mereka bisa terlatih dan ketika ada masalah tidak perlu ke kantor pusat lagi,” ujar Unggul Priyanto memberikan saran.

Unggul Priyanto berharap, kedepan kerjasama ini bisa bermanfaat dan segera ditindak lanjuti pada level jajaran OPD lingkup Pemkab Konsel dengan bagian Kominfo di daerah, serta pihak terkait agar dapat terealisasi dengan baik dan lebih cepat.

Usai kegiatan tersebut Bupati Konsel, H Surunuddin terlihat menyerahkan cendera mata kepada Kepala BPPT Pusat, Unggul Priyanto berupa plakat lambang daerah Konsel serta kain tenun untuk dipromosikan sebagai kerajinan tenun khas Konsel.

Turut hadir dalam penandatanganan MoU tersebut Kepala Bappeda Konsel Saala, Kadis DKP Irwan H Silondae, Kepala Bagian (Kabag) Humas Hermawan, Kabag Umum Drs Djaya Suharianto, Kabag PDE dan Sandi Daerah Drs,Anas Mas’ud, serta Kabag Ortala, Drs I Gusti Adisuwantara.

REPORTER: MAHIDIN

PUBLISHER: MAS’UD

Radio FM VOA Amerika Serikat Bahasa Indonesia DMCA.com Protection Status VOA TV Bahasa Indonesia Piala Dunia di Rusia adalah yang termahal, dengan biaya sekitar 15 miliar dolar, yang antara lain dipakai untuk membangun beberapa stadion besar baru, jaringan rel kereta api dan perbaikan bandara. Ini kesempatan untuk meningkatkan citra global Rusia, namun apakah berdampak baik bagi warga Rusia?

TEGASCO

Berita Video Kritik Berimbang & Lugas

Show Buttons
Hide Buttons