Hearing Grab dan Driver Angkot Ricuh

tegas.co., KENDARI, SULTRA – Rapat Dengar Pendapat (RDP) atau hearing bersama pengelola grab dan sejumlah driver ankot si Kendari riduh.

Hearing digelar di gedung DPRD Sultra, Senin (26/3/2018).

Berlangganan berita tegas.co silahkan isi form di bawah ini

Kericuhan terjadi saat puluhan driver angkot di Kendari yang hadir keluar dari ruang rapat.

Para driver keluar dari ruang rapat tersebut karena tidak puas dengan kesimpulan atas hearing itu.

Driver angkot menilai grab telah melampaui batas kuota.

Hal tersebut dibenarkan pihak Dinas Perhubungan Sultra.

Menurut Kabid angkutan jalan, Awaluddin menerangkan, kuota grab SE Sultra sebanyak 300 ini yang terbagi di sejumlah kabupaten kota.

“Untuk kota Kendari 140 unit grab yang dapat beroperasi,”terang Awaluddin.

Sementara pengelola driver grab atau biasa disebut vendor mengaku sudah sekitar 600 unit yang beroperasi dan pendaftar mencapai 1000 driver.

Berita ini juga dapat diakses di google news.

MAS’UD

Radio FM VOA Amerika Serikat Bahasa Indonesia DMCA.com Protection Status VOA TV Bahasa Indonesia Piala Dunia di Rusia adalah yang termahal, dengan biaya sekitar 15 miliar dolar, yang antara lain dipakai untuk membangun beberapa stadion besar baru, jaringan rel kereta api dan perbaikan bandara. Ini kesempatan untuk meningkatkan citra global Rusia, namun apakah berdampak baik bagi warga Rusia?

TEGASCO

Berita Video Kritik Berimbang & Lugas

Show Buttons
Hide Buttons