Ini Program Inovasi Pembangunan Desa Berbasis Data

tegas.co., BANTAENG, SULSEL – Setiap Desa yang ada di Kabupaten Bantaeng, Sulawesi Selatan (Sulsel) diharapkan dapat meningkatkan kemampuan untuk melakukan Program Inovasi pembangunan yang berbasis data dan teknologi.

Ini Program Inovasi Pembangunan Desa Berbasis Data
Foto bersama personil bursa inovasi desa FOTO: SYAMSUDDIN

Hal ini disampaikan oleh Kepala Dinas PMD Bantaeng, Chaeruddin Arsyad, Pada pembukaan bursa Inovasi Desa Kabupaten Bantaeng yang berlangsung di Gedung Balai Kartini Bantaeng, Rabu (27/12/17).

Berlangganan berita tegas.co silahkan isi form di bawah ini

Menurut Chaeruddin, proses ke perencanaan ke depan yang tidak berbasis data, pasti tidak efektif karena bisa saja arah dan tujuannya tidak jelas.

“Makanya kami berharap semoga di 2018 nanti, data profil desa kiranya sudah bisa diperbaiki, ditingkatkan dan dimaksimalkan. Tentunya ini juga dapat ditunjang dengan kemajuan teknologi saat ini,” kata Chaeruddin.

Dikatakan, pemerintah sangat berharap Bagaimana potensi yang dimiliki desa bisa dimanfaatkan dengan potensi dana atau anggaran yang terbatas. Semoga dengan profil desa yang baik dapat menjadi basis data untuk kepentingan daerah.

“Tanpa data kita kurang bisa berbuat banyak. Sebaliknya, dengan akurasi data, banyak yang bisa dilakukan. Data memang tidak berbicara, tapi lewat data kita mampu berinovasi,”jelasnya.

Bupati Bantaeng, Nurdin Abdullah, diwakili Asiten III Ansar Tuba, menyebutkan, bursa inovasi desa merupakan rangkaian kegiatan di desa yang berimplikasi terhadap inovasi di desa.

Diharapkan bursa inovasi desa dapat membantu masyarakat dalam menggunakan anggaran dan program desa. “Kami berharap di Bantaeng termasuk di desa tiada hari tanpa berinovasi,” kata Ansar Tuba.

Indikator dalam merancang dan membuat profil desa tersebut ada beberapa indicator, seperti, kesehatan, pendidikan, ekonomi, partisipasi masyarakat, kesadaran berbangsa dan bernegara, serta ketentraman dan ketertiban masyarakat.

Tapi dari semua indicator, kata dia, yang paling dominan mempengaruhi proses pembangaunan adalah masalah pendidilkan dan itu paling utama.

REPORTER: SYAMSUDDIN

PUBLISHER: MAS’UD

Radio FM VOA Amerika Serikat Bahasa Indonesia DMCA.com Protection Status VOA TV Bahasa Indonesia Piala Dunia di Rusia adalah yang termahal, dengan biaya sekitar 15 miliar dolar, yang antara lain dipakai untuk membangun beberapa stadion besar baru, jaringan rel kereta api dan perbaikan bandara. Ini kesempatan untuk meningkatkan citra global Rusia, namun apakah berdampak baik bagi warga Rusia?

TEGASCO

Berita Video Kritik Berimbang & Lugas

Show Buttons
Hide Buttons