Jalan Poros Penghubung Kabupaten Muna Buton Utara Nyaris Terputus

Sopir Angkutan Umum Harap Keseriusan Perhatian Pemerintah

tegas.co., BUTON UTARA SULTRA – Intensitas curah hujan yang melanda dua Kabupaten yakni, Buton Utara (Butur) dan Kabupaten Muna membuat jalan poros penghubung wilayah itu nyaris terputus.

Jalan Poros Penghubung Kabupaten Muna Buton Utara Nyaris Terputus FOTO : MIRDAT

Beberapa titik jalan penghubung antar dua Kabuapten tersebut kini mengalami rusak berat.  Kondisi jalan yang mengalami rusak berat terjadi di kilometer delapan,  sembilan dan kilometer sepuluh.

Titik terberat paling parah terjadi di titik kilometer sepuluh.  Badan jalan di kilometer tersebut mengalami lonsor hingga jalan sulit dilalui

Sahar sopir mobil angkutan umum Maligano Kabupaten Muna Buton Utara Rabu (17/5) menjelaskan, lonsor terjadi sejak Sabtu (13/5/2017) lalu, namun belum separah kondisi saat ini.

Kondisi jalan penghubung antar kabupaten tersebut semakin hari semakin memprihatinkan.  Yang mempercepat kerusakan jalan akibat curah hujan tinggi yang mengakibatkan lonsor badan jalan semakin parah.

Menurutnya, jalur ini semakin hari semakin sulit dilewati karena kondisinya semakin parah terutama dikilo meter sepuluh.

“Kemarin saya lewat tertahan dan antri sampai berjam-jam,  dari jam 12 siang nanti jam empat sore baru bisa selamat karena Damri angkutan umum Buton Utara Kendari tertanam,”katanya.

Lanjut dia, jalur tersebut tidak bisa lagi dilewati dengan normal,  selain mobil saling membantu satu sama lain.

Tiap hari ada mobil hard top double gardan yang selalu siaga di lokasi tersebut, untuk menarik kendaraan yang tertanam.

Tarif sekali tarik bervariasi tergantung jenis dan muatan mobil,  untuk mobil trek bermuatan barang sekali tarik sebesar Rp. 500.000, sedangkan mobil-mobil pribadi biasanya antara Rp. 100.000 sampai Rp. 200.000.

“Khusus mobil penumpang kita hanya saling membantu karena mereka juga pahami penghasilan kami biasa penumpang hanya satu dua orang bahkan tak jarang juga kami lari kosong,  biasanya kami hanya dimintai saling pengertian sebanyak Rp. 20.000,”. Katanya

Ia berharap agar pemerintah mencari solusi secepatnya atas kondisi kerusakan jalan tersebut cepat teratasi.  Tiga titik jalan rusak tersebut masuk diwilayah kabupaten Muna.  Selain itu mengharapakan agar perwakilan rakyat lebih sensitif menyuarakan kesulitan yang dialami rakyat.

Jalannya ini sangat strategis karena menghubungkan beberarapa kabupaten kota, jika tidak di atasi secepatnya jalur jalan penghubung beberapa kabupaten tersebut akan terputus.

“Selain angkutan umum trayek Muna – Butur,  jalur ini rute Damri Kendari Butur,  bahkan biasanya yang ke Baubau juga menggunakan jalur ini, “ungkapnya.

Menurutnya, jika tidak diperbaiki secepatnya jalur tersebut akan terputus karena curah hujan masih terus berlanjut. “Kalau tidak cepat diperbaiki bisa putus ini jalan karena makin hari,  makin parah,  hujan makin hari makin bertambah,  ini musim hujan sampai beberapa bulan ke depan, ini hujan belum terlalu ini belum puncaknya,”kelunya.

Jalur jalan ini lebih sulit dilalui ketika dari Maligano menuju Kabupaten Buton Utara,”Posisi jalan ini lebih sulit kalau kita dari Maligano menuju Ereke karena kita sambil mendaki, sedangkan kalau kita dari Ereke posisinya kita menurun,”jelasnya

Daerah ini merupakan daerah rawan lonsor hampir setiap tahun mengalami lonsor karena posisi jalur jalan ini tepat melewati lereng-lereng gunung.

MIRDAT

PUBLISHER : MAS’UD

TEGASCO

Berita Video Kritik Berimbang & Lugas