Jamaah Umroh Diminta Jadi Motto Pengiat Agama Dilingkungannya

tegas.co., WAKATOBI, SULTRA – Ahamdullah sebanyak 59 jamaah umroh asal Kabupaten Wakatobi Sulawesi Tenggara (Sultra) tiba di bandar udara matahora dengan penerbangan wing air, Sabtu (12/5/2018) sore.

Rombongan jamaah diterima oleh Bupati Arhawi, di masjid Al Muqarabbin, Kelurahan Pongo, Kecamatan Wangi-Wangi, sekitar pukul 18.15 wita usai sholat Magrib. Tampak unsur Forkopimda dan satuan OPD lingkup pemda.

Berlangganan berita tegas.co silahkan isi form di bawah ini

Arhawi mengatakan melalui program Wakatobi religius, diharapkan akan memberi manfaat dimasyarakat, bagi pengiat agama, guna mendorong mutu kuantitas agama masyarakat disekitarnya.

Jamaah Umroh Diminta Jadi Motto Pengiat Agama Dilingkungannya
Bupati Arhawi saat mengalungkan selendang kepada sejumlah calon Umroh FOTO: U D I N

“Mudah-mudahan sekembalinya mereka (para jamaah umroh) ke kampung masing-masing, baik itu berlatar guru gaji maupun pengurus agama, diharapkan akan menjadi motto pengerak dilingkungan masing-masing. Sehingga harapan cita-cita untuk mem-buming-kan islam di daerah ini akan semakin nampak,” haturnya.

Lanjut dia, melalui program Wakatobi religius diharapkan pula dapat mefilter pandangan negatif masyarakat terkait perkembangan pariwisata daerah.

“Tentu hal ini dapat disadari bahwa program ini akan dirasa oleh masyarakat bilamana niatan tulus pemda dapat direspon secara baik dimasyarakat melalui peningkatan keagamaan dilingkungan masing-masing,” ucapnya.

Lebih jauh Arhawi memberi pesan pada jamaah untuk mendoakan daerah, pemerintah dalam memberi keselamatan. Dan terhindar dari bahaya.

“Ini yang kedua pemerintah memberangkatkan jamaah umroh yang ditanggung oleh pemda. Semoga ini dapat memberi manfaat bagi yang telah diumrohkan sehingga memberi dampak yang baik bagi lingkungannya,” tutur Arhawi.

REPORTER: UDIN

PUBLISHER: MAS’UD

Radio FM VOA Amerika Serikat Bahasa Indonesia DMCA.com Protection Status VOA TV Bahasa Indonesia Piala Dunia di Rusia adalah yang termahal, dengan biaya sekitar 15 miliar dolar, yang antara lain dipakai untuk membangun beberapa stadion besar baru, jaringan rel kereta api dan perbaikan bandara. Ini kesempatan untuk meningkatkan citra global Rusia, namun apakah berdampak baik bagi warga Rusia?

TEGASCO

Berita Video Kritik Berimbang & Lugas

Show Buttons
Hide Buttons