Kondisi Jalur Ronta-Maligano Butur Licin dan Belumpur 

Tonton Videonya disini

Berlangganan berita tegas.co silahkan isi form di bawah ini

tegas.co., BUTUR, SULTRA – Kondisi jalur jalan Ronta-Maligano ( Keacamatan Bonegunu Kabupaten Buton Utara, -Raha Kabupaten Muna) lincin dan berlumpur . Kondisi jalan seperti ini telah berlansung cukup lama, namun belum ada penanganan serius dari pemerintah.

Jalur jalan Ronta-Maligano ini merupakan status jalan provinsi, sehingga pemerintah kabupaten berdalih bahwa perbaikan jalan ini merupakan kewenangan pemerintah provinsi, pemerintah kabupaten hanya sebatas koordinasi.

Titik jalan terparah terdapat di sekitar kilo meter 16 dari arah Maligano, jalan berlumpur dan pulut menyebabkan kendaraan roda dua sulit melewatinya.

Sahar sopir angkutan umum Ereke-Maligano menjelaskan setiap musim hujan tiba jalur jalan ini selalunya mengalami kerusakan parah. Beberapa titik jalan rusak telah ditambal sulam.

“Sementara dibenahi,  yang paling parah di kilometer 16 sudah masuk wilayah Butur disitu belum sampai diperbaiki, untuk bisa melewati jalan ini mobil harus saling dorong,  bahkan mobil yang muat barang ada yang sampai bermalam dijalan, “katanya.

Demi kenyamanan penumpang dan pengguna jalan lainya, ia mengharapkan agar pemerintah secepatnya mengatasi jalan rusak tersebut meskipun hanya titik-titik terparah yang diperbaiki.

Kunjungi juga Live Streaming Piala dunia babak Semi-Final Kroasia Vs Inggris

Salah seorang penumpang mobil angkutan umum yang enggan menyebutkan namanya mengaku sangat prihatin dengan kondisi jalan rute Ronta-Maligano saat ini. Akibat kondisi jalan yang rusak beberapa pengguna jalan terlantar dan terpaksa tidur diperjalanan.

“Sedih juga saya lihat sampai ada yang tidur dijalan, mobil yang muat barang, kondisi jalan rusak dengan beban mobil muatan berat tidak bisa melewati jalan rusak terpaksa mereka tidur dijalan, “ungkapnya.

REPORTER: MIRDAT

PUBLISHER: MAS’UD

Radio FM VOA Amerika Serikat Bahasa Indonesia DMCA.com Protection Status VOA TV Bahasa Indonesia Piala Dunia di Rusia adalah yang termahal, dengan biaya sekitar 15 miliar dolar, yang antara lain dipakai untuk membangun beberapa stadion besar baru, jaringan rel kereta api dan perbaikan bandara. Ini kesempatan untuk meningkatkan citra global Rusia, namun apakah berdampak baik bagi warga Rusia?

TEGASCO

Berita Video Kritik Berimbang & Lugas

Show Buttons
Hide Buttons