Laskar Kalinyamat Raih Penghargaan Penyaji Unggulan Tingkat Nasional

tegas.co, JEPARA, JATENG – Laskar Kalinyamat yang ditampilkan Kabupaten Jepara untuk mewakili Provinsi Jawa Tengah dalam Karnaval Keprajuritan Nusantara 2017 berhasil menyabet nominasi penyaji unggulan nasional tahun ini. Kegiatan yang dilaksanakan pada Minggu (19/11/2017) siang juga disaksikan langsung Bupati Jepara Ahmad Marzuqi dengan didampingi Sekda Jepara Sholih dan para pejabat terkait.

Laskar Kalinyamat Raih Penghargaan Penyaji Unggulan Tingkat Nasional
Laskar Kalinyamat saat mengikuti Karnaval Keprajuritan Tingkat Nasional di Jakarta. (Foto : DSW)

Kegiatan Karnaval Keprajuritan Nusantara dimulai pukul 14.00 WIB di seputaran Taman Mini Indonesia Indah (TMII) Jakarta. Masing-masing kontingen perwakilan dari provinsi di Indonesia diminta untuk menampilkan atraksi di depan panggung kehormatan dan tamu undangan.

Berlangganan berita tegas.co silahkan isi form di bawah ini

Selanjutnya, melakukan kirab dengan berjalan kaki dari Tugu Api Pancasila TMII menuju danau miniatur kepulauan dan berakhir di Sasono Langgen Bodoyo. Sekitar seratus rombongan Laskar Kalinyamat berjalan dengan menempuh jarak 2 km. Peserta karnaval ini diikuti oleh sembilan provinsi diantaranya Bali, Bengkulu, Jawa Tengah, Jawa Barat, Jambi, DKI Jakarta, Banten, D.I. Yogyakarta, dan Sulawesi Tengah.

Sementara itu, Bupati Jepara Ahmad Marzuqi yang turut hadir menyaksikan berharap Karnaval Keprajuritan Nusantara ini dapat memicu semangat seniman seniman muda Jepara untuk terus berkarya. Selain itu, dengan tema Karnaval Keprajuritan dapat memupuk rasa nasionalisme. Generasi muda jadi tahu dan memahami kegigihan dan perjuangan prajurit Nusantara jaman dulu. “Kami mengucapkan selamat kepada tim kesenian Jepara, teruslah berprestasi mengembangkan seni dan budaya” ujar Marzuqi.

Ketua Dewan Kesenian Daerah (DKD) Jepara Udik Agus DW, yang juga Sutradara Laskar Kalinyamat menyampaikan, selain menyiapkan artistik penampilan, yang tidak kalah penting adalah menyiapkan mental dan fisik teman penari. Meski diguyur hujan, masih diguyur hujan mulai start sampai finish, penari masih tetap semangat menari.

“Alhamduliah, mereka bisa menyelesaikan hingga finish karnaval keprajuritan, meski duguyur hujan deras” pungkasnya.

REPORTER : DSW
PUBLISHARE : WIWID ABID ABADI

Radio FM VOA Amerika Serikat Bahasa Indonesia DMCA.com Protection Status VOA TV Bahasa Indonesia Piala Dunia di Rusia adalah yang termahal, dengan biaya sekitar 15 miliar dolar, yang antara lain dipakai untuk membangun beberapa stadion besar baru, jaringan rel kereta api dan perbaikan bandara. Ini kesempatan untuk meningkatkan citra global Rusia, namun apakah berdampak baik bagi warga Rusia?

TEGASCO

Berita Video Kritik Berimbang & Lugas

Show Buttons
Hide Buttons