Ning Nong Ikut Sukseskan Konser Budaya 50 Tahun KKY

tegas.co., KUDUS, JATENG – Ning Nong, salah satu Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) di Universitas Muria Kudus (UMK) yang membidangi Paduan Suara Mahasiswa (PSM), ikut berpartisipasi dan menyukseskan panggung Konser Budaya menyeramakkan 50 tahun Keluarga Kudus Yogyakarta (KKY).

Ning Nong Ikut Sukseskan Konser Budaya 50 Tahun KKY
PSM Ning Nong UMK perform di Konser Budaya menyemarakkan 50 tahun KKY FOTO : ROSIDI

Konser budaya yang mengusung tema ‘‘Gusjigang Nyawiji ing Sukmo’’ itu dilangsungkan di Lapangan Parkir Balai Jagong Wergu Wetan, Ahad malam (4/2/2017) lalu. Selain Ning Nong, konser budaya ini juga didukung oleh berbagai elemen dan organisasi lain.

Antara lain Teater Tiga Koma, Sanggar KKY, Poentoen Study Art, JQH Al-Mizan UIN Sunan Kalijaga, Teater Jangkar Bumi, IPPNU Garung Kidul, SMA 1 Bae, Pencak Silat Bangau Ruyung, serta MA. NU. TBS Kudus.

‘’Alhamdulillah, bangga sekali bisa ikut join di pentas sebesar itu,’’ ujar Noval Syarifuddien dari PSM Ning Nong UMK.

Mahasiswa Program Studi (Prodi) Manajemen itu mengutarakan, dalam konser budaya 50 tahun KKY, Ning Nong menerjunkan sebanyak 33 personel, yang terdiri atas 22 perempuan dan 10 laki-laki,’’ terangnya. ‘’Satu lagi, yaitu Dian Pramestika yang bertugas menjadi dirijen,’’ tambahnya.

Pada panggung konser budaya tersebut, para punggawa Ning Nong ikut perform dalam lima lagu, yaitu Lagu Pembukaan, Lagu Dolanan Anak, Lagu Tari, Lagu Indonesia Kamu Kenapa dan Lagu Gusjigang.

‘’Kami merasa terhormat bisa ikut menjadi salah satu pengisi acara dalam konser budaya ini, apalagi bisa berkolaborasi dengan banyak musisi, termasuk dari Yogyakarta, yang secara kualitas tidak diragukan,’’ tuturnya.

Rektor UMK, Dr. Suparnyo SH. MS., mengapresiasi positif UKM Ning Nong yang terlibat dalam konser budaya tersebut. Dia bahkan mendukung mahasiswa penggiat seni budaya di UMK untuk meningkatkan kualitas dan kiprahnya di bidang itu.

‘’Tingkatkan kemampuan agar menjadi pelaku seni-budaya yang mumpuni. Gali berbagai khazanah tradisional yang ada di tanah air, untuk memperkaya pementasan dan karya-karya,’’ kata rektor sembari memotivasi.

REPORTER : ROSIDI

PUBLISHER : RAMA

 

TEGASCO

Berita Video Kritik Berimbang & Lugas

Show Buttons
Hide Buttons