Pasca Banjir Warga Bersama TNI Bersihkan Kampung

Puluhan anggota TNI dari Unit Zibang saat menggelar bersih-bersih lingkungan pasca banjir di kelurahan kampung Salo. FOTO ; FEBRI
Puluhan anggota TNI dari Unit Zibang saat menggelar bersih-bersih lingkungan pasca banjir di kelurahan kampung Salo. FOTO ; FEBRI
Puluhan anggota TNI dari Unit Zibang saat menggelar bersih-bersih lingkungan pasca banjir di kelurahan kampung Salo.
FOTO : FEBRI

tegas.co, KENDARI, SULTRA – Pasca banjir yang melanda Kelurahan Kampung Salo, aparat TNI bersama warga mulai membersihkan sisa-sisa sampah yang masih tersisa di sekitar rumah warga.

Tidak hanya sampah pasca banjir saja, warga juga membersihakan pepohonan yang di anggap dapat menjadi sarang nyamuk yang dapat menimbulkan demam Berdarah.

Berlangganan berita tegas.co silahkan isi form di bawah ini

Kepala Kelurahan Kampung Salo Budi Utomo mengaku, berterima kasih kepda anggota TNI AD, yang telah membantu membersihkan kampung mereka, dari kotoran bekas banjir, sehingga Kampung Salo, menjadi bersih dan nyaman kembali.

“Alhamudulillah Kampung Salo pasca banjir dapat dibersihkan bersama oleh warga di bantu dengan anggota TNI Angkatan Darat, sehingga kampong ini menjadi bersih,” ujarnya kepada awak media ini, Jum,at (28/7).

Budi Utomo juga menghimbau, kepada warga Kampung Salo, agar tidak membuang sampah di kali atau di sungai, sebab salah satu penyebab terjadinya banjir akibat tumpukan sampah yang di buang warga, sehingga dapat menyumbat aliran kali.

Puluhan anggota TNI dari Korem 143 HO dan Zibang, turun kepemukiman warga untuk membantu membersihkan sampah pasca banjir beberapa waktu lalu, yang di pantau langsung oleh Komandan Korem, Kolonel Inf. Andi Perdana Kahar.

Selain membersihkan di sekitar pemukiman warga, anggota TNI juga membersihkan kompleks perumahan dinas yang berlokasi di Kelurahan  Kampung Salo.

“Kegiatan seperti ini sering kali di lakukan oleh aparat TNI, tidak saja di Kelurahan Kampung Salo, melainkan di Kelurahan lainya hingga ke pelosok desa, sebab kegiatan bersih lingkungan ini merupakan program dari komandan korem untuk menciptakan  lingkungan yang bersih dan indah sehingga jauh dari penyakit,” ujar Komandan Zibang Korem 143 HO Letkol (Czi) Irawan Agung di sela-sela memimpin anggotanya membersihkan kampung.

Perwira dua bunga melati dipundak itu menambahkan jika TNI AD, siap membantu masyarakat baik di kota hingga pedesaan dalam hal menciptakan  kebersihan lingkungan, sebab dengan lingkungan yang bersih maka akan terjaukan dari  berbagai macam penyakit utamanya DBD.

FEBRI

PUBLISHER : HERMAN

Radio FM VOA Amerika Serikat Bahasa Indonesia DMCA.com Protection Status VOA TV Bahasa Indonesia Piala Dunia di Rusia adalah yang termahal, dengan biaya sekitar 15 miliar dolar, yang antara lain dipakai untuk membangun beberapa stadion besar baru, jaringan rel kereta api dan perbaikan bandara. Ini kesempatan untuk meningkatkan citra global Rusia, namun apakah berdampak baik bagi warga Rusia?

Kunjungi juga