Puncak Ahuawali Makin Sesak, Pemerintah Harus Segera Bereaksi

tegas.co., KONAWE, SULTRA – Semakin viralnya puncak Ahuawali, sontak puncak ini menjadi incaran para wisatawan khususnya domestik. Tidak hanya datang dari lokal Konawe bahkan dari berbagai penjuru wilayah di Sultra nama puncak ini menjadi magnet wisata baru bagi mereka.

Puncak Ahuawali Makin Sesak, Pemerintah Harus Segera Bereaksi
Puncak Ahuawali saat di pagi hari FOTO: DOKUMENTASI

Ditemui di kediamannya, kepala Desa Ahuawali, Kecamatan Puriala, Kabupaten Konawe menjelaskan, pihaknyapun kaget dengan fenomena pengunjung saat ini di puncak Ahuawali.

Berlangganan berita tegas.co silahkan isi form di bawah ini

“Minggu sebelumnya kisaran pengunjung mencapai sekitar 750an lebih pak, namun di pekan terakhir kemarin, sejak sabtu hingga hari minggu, itu bisa mencapai 2 hingga 3 ribuan lebih pengunjung pak “ujar Sugeng, Minggu (19/11/2017).

Akibat kondisi ini, pihak desa setempat mulai bingung dengan penempatan lahan parkir, meskipun saat ini warga sudah memberikan lahan pekarangan mereka untuk dijadikan lahan penitipan kendaraan, namun tetap saja hal itu belum cukup.

Pihak desa sendiri melarang kendaraan banyak masuk batas area menuju puncak, karena takut memberi dampak kerusakan pemandangan di dalam.

Kondisi ini tentu harus segera mendapat respon dari pemerintah kabupaten Konawe, terkait bagaimana manajemen pengelolaan wisata di lokasi puncak Ahuawali yang sebagian lahan itu juga masuk kawasan taman nasional.

Terkait kebersihan, penjagaan dari bahaya kebakaran ini menjadi hal penting untuk diantisipasi, mengingat sebuah destinasi, jika menjadi destinasi dengan angka kunjungan massal, maka tingkat kerawanan atas kerusakan lingkungan semakin tinggi, apalagi bagian puncak yang masuk kawasan taman nasional, tentu harus menjadi perhatian serius.

Saat ini pihak desa Ahuawali hanya mampu melakukan pembersihan semampunya, dari warga desa setempat dengan biaya yang diambil sebagian dari biaya penitipan kendaraan pengunjung di lahan warga, dan selalu memberi kantong plastik kepada para pengunjung untuk mengumpulkan sendiri sampah-sampah mereka dengan kesadaran masing-masing.

Pihak taman nasional setempat bersama polsek juga bersuaha semampunya untuk bersama  menjaga agar lingkungan dan keamanan area wisata bisa terjaga, sambil menunggu seperti apa bentuk campur tangan pemerintah Kabupaten Konawe terhadap lokasi wisata Puncak Ahuawali ini.

Seperti diketahui, puncak Ahuawali di desa Ahuawali Kecamatan Puriala kabupaten Konawe  hampir setahun terakhir menjadi viral, setelah beberapa foto diunngah di medisa sosial yang ternyata puncak ini memiliki keindahan disaat pagi hari seperti layaknya Negeri diatas Awan.

PUBLISHER: MAS’UD

Radio FM VOA Amerika Serikat Bahasa Indonesia DMCA.com Protection Status VOA TV Bahasa Indonesia Piala Dunia di Rusia adalah yang termahal, dengan biaya sekitar 15 miliar dolar, yang antara lain dipakai untuk membangun beberapa stadion besar baru, jaringan rel kereta api dan perbaikan bandara. Ini kesempatan untuk meningkatkan citra global Rusia, namun apakah berdampak baik bagi warga Rusia?

TEGASCO

Berita Video Kritik Berimbang & Lugas

Show Buttons
Hide Buttons