Rutan Kolaka Over Picu Gangguan Keamanan

 

Rutan Kolaka Over Picu Gangguan Keamanan
Suasana kerusuhan di rutan Kolaka beberapa waktu lalu FOTO: ISTIMEWA

tegas.co., KOLAKA, SULTRA – Pasca kerusuhan beberapa hari yang lalu, persoalan rumah tahanan (Rutan Kolaka) menjadi perbincangan hangat seluruh kalangan warga Kolaka.

Berlangganan berita tegas.co silahkan isi form di bawah ini

Kejadian tersebut tak hanya persoalan adanya pemukulan salah seorang narapidana oleh petugas rutan, tetapi juga disebabkan karena rutan klas 2B Kolaka melebihi kapasitas.

Tak tanggung – tanggung saat ini rutan Kolaka dihuni oleh 291 warga binaan, padahal seharusnya hanya mampu menampung 117 warga binaan.

Akhirnya, setiap kamar tahanan idealnya menampung 20-40 warga binaan, justru dihuni oleh 90 warga binaan.

Ironisnya, kondisi ini terkesan dibiarkan begitu saja, sebab sudah berlangsung beberapa tahun terakhir tanpa adanya tindakan dari pihak rutan.

Kepala rutan klas 2B Kolaka, Abbas mengakui adanya kelebihan kapasitas di rutan Kolaka.

“Untuk memindahkan sebagian warga binaan, pihak rutan harus berkoordinasi dengan kepala divisi kemasyarakatan agar dapat dipindahkan ke lapas Kendari, namun belum ada realisasi,”ungkap Abbas kepada tegas.co, Rabu (4/4/2018).

Akibatnya, rutan klas 2B Kolaka saat ini rawan terjadinya pelanggaran napi yang bisa memicu kerusuhan, penyelundupan narkotika ke dalam rutan.

REPORTER: ASDAR LANTORO

PUBLISHER: MAS’UD

Radio FM VOA Amerika Serikat Bahasa Indonesia DMCA.com Protection Status VOA TV Bahasa Indonesia Piala Dunia di Rusia adalah yang termahal, dengan biaya sekitar 15 miliar dolar, yang antara lain dipakai untuk membangun beberapa stadion besar baru, jaringan rel kereta api dan perbaikan bandara. Ini kesempatan untuk meningkatkan citra global Rusia, namun apakah berdampak baik bagi warga Rusia?

TEGASCO

Berita Video Kritik Berimbang & Lugas

Show Buttons
Hide Buttons