Sinkronisasi Program Pembangunan, Untuk Desa Maju Konsel Hebat

tegas.co. KONSEL, SULTRA – Bupati Konawe Selatan (Konsel), Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra), H. Surunuddin Dangga, ST MM bersama Wakil Bupati (Wabup), Dr H. Arsalim Arifin, SE M.Si memimpin langsung rapat sinkronisasi Program Pembangunan Tahun 2017/2018 untuk mewujudkan Desa Maju Konsel Hebat di Balai Pertemuan Kantor Kecamatan Ranomeeto. Selasa (31/10).

Sinkronisasi Program Pembangunan, Untuk Desa Maju Konsel Hebat
Bupati Konsel, H Surunudin Dangga Saat Memberikan Sambutan Pada Rapat Sinkronisasi Program Pembangunan Desa. (Foto : Mahiddin)

Rapat sinkronisasi tersebut dihadiri oleh Kepala DPMD Konsel, Drs. I Putu Darta MT, Kepala BP2RD, Drs. Sahrin Saudale, M.Si, unsur Muspika, para Camat, Lurah, serta para Kepala Desa (Kades) se Konsel.
Bupati Konsel, H Surunuddin Dangga mengatakan bahwa rapat ini bertujuan untuk menyamakan Visi dan Misi Pemda dengan pemerintah Kecamatan, agar sejalan atau sinkron menuju Desa Maju Konsel Hebat.

“Perencanaan yang baik dan searah dengan Kabupaten, yang tujuan akhirnya untuk pengentasan kemiskinan, termasuk perencanaan penggunaan anggaran Dana Desa (DD),” ujar Surunudin.

Lanjut Surunuddin, prioritas program DD untuk tahun 2018 adalah meningkatkan perekonomian masyarakat, serta menciptakan lapangan kerja. Dimana berawal dari perencanaan DD yang serius dan terarah serta tepat sasaran, sehingga target kita di Tahun 2018 cepat terrealisasikan dalam rangka membentuk Desa Mandiri di Konsel.

“Jadi program sinkronisasi ini sangat penting, saya minta ini jadi perhatian khusus buat kita semua tanpa terkecuali.

Contoh di lintasan Ranomeeto ini jangan ada kios kumuh di pinggir jalan, karena daerah ini salah satu wajah/citra Kabupaten Konsel dimana setiap saat warga kota lalu-lalang menuju bandara,” jelasnya.

Mantan Ketua DPRD Konsel ini mengaku sangat mendukung majunya desa, olehnya itu di harapkan semua perencanaan penggunaan DD segera di masukan ke Kecamatan dan diteruskan ke Kabupaten, yang berfokus kepada usaha-usaha yang ada di wilayahnya, misalnya melalui Bumdes bisa membiayai program SPR Sapi.

“Bumdes jangan dijadikan Koperasi Simpan Pinjam lama berkembangnya dan berpotensi macet. Selain itu, saya minta perangkat desa untuk menyiapkan lahan untuk di jadikan SPR agar punya nilai ekonomi jangka panjang, dari pada lahannya di jual atau kosong dan kurang bermanfaat,” pungkasnya.

Sementara itu Wabup Konsel, Arsalim Arifin menambahkan agar penggunaan anggaran Dana Desa dan bantuan yang diberikan oleh Pemda Konsel di setiap desa agar di manfaatkan dan dikelola dengan maksimal, serta manfaatnya di rasakan langsung warga tidak mampu.

“Seperti halnya Desa Woru-Woru yang memiliki potensi wisata, bisa dikembangkan agar bisa meningkatkan pendapatan warga. Contohnya lagi, jangan dananya di pakai buat drainase yang tidak ada pembuangan airnya, tidak bermanfaat buat warga dan hanya buang-buang anggaran saja,” jelasnya.

Ditambahkan, sebagai perhatian yang juga bagian dari program Pemda untuk memajukan infrastruktur di desa-desa se-Konsel. Selain itu, Kecamatan Ranomeeto ini juga pemukimannya padat penduduk, maka kedepannya akan diadakan mobil pemadam kebakaran.

“Dan untuk desa-desa yang sukses dalam mengelola Dana Desanya, akan diberikan Reward, jadi program Kecamatan harus bersinergi dengan pemerintah kabupaten,” ungkap Arsalim.

REPORTER :MAHIDIN
PUBLISHARE : WIWID ABID ABADI

DMCA.com Protection Status

TEGASCO

Berita Video Kritik Berimbang & Lugas

Selamat datang di web tegas.co Terima kasih atas kunjungan
102