Surat Suara Pilbup dan Pilgub Konawe Kurang

tegas.co., KONAWE, SULTRA – Surat Suara (SS) Pemilihan Bupati (Pilbup) dan Pemilihan Gubernur (Pilgub) yang tersebar di sejumlah Tempat Pemungutan Suara (TPS) Kabupaten Konawe, Sulawesi Tenggara (Sultra), kurang hingga mencapai 1000 lembar SS.

Divisi Hukum dan Penindakan Pelanggaran Panwaslu Kabupaten Konawe, Indra Eka Putra memberikan rincian terkait kekurangan surat suara yang telah masuk pelaporannya ke Panwaslu.

Berlangganan berita tegas.co silahkan isi form di bawah ini

Kecamatan Wawotobi, kekurangan SS untuk Pilbup mencapai 100 lembar. Sementara untuk Pilgub mencapai 150 lembar.

“Ini baru hasil sementara, kemungkinan masih akan bertambah,” ungkapnya saat dikonfirmasi melalui via WhatsApp, Rabu (27/6/2/2018), pukul 12.21 Wita.

Kecamatan Puriala, kekurangan SS untuk Pilbup dan Pilgub, masing-masing ada 1 lembar SS. Jumlah ini pun kata Indra baru hasil laporan sementara.

Selanjutnya di Kecamatan Tongauna, kekurangan SS 100 lembar. Indra tak menyebutkan kalau itu SS untuk Pilbup atau Pilgub.

Kemudian, Kecamatan Pondidaha kekurangan SS sebanyak 50 lembar untuk Pilbup. Jumlah kekurangan yang sama juga terjadi di Kecamatan Sampara, yakni 50 lembar Pligub dan Pilbup 2 lembar SS.

Selanjutnya lagi di Kecamatan Soropia, kekurangan 30 SS untuk Pilgub. Dan yang lebih parah terjadi di Kecamatan Kapoiala, tepatnya di TPS 02 Labotoy, yang mana SS-nya kurang hingga 501 lembar untuk Pilgub.

Terakhir, kekurangan SS terjadi di Kecamatan Wonggeduku, Desa Bendewuta. Kekurangan SS untuk Pilbup mencapai 100 lembar.

Ketua KPU Konawe, Muh Azwar membenarkan adanya kekurangan Surat Suara (SS), saat ini pihaknya sudah berkoordinasi kepada KPPS yang kekurangan SS untuk mengambil beberapa SS di KPPS lain. Hingga saat ini juga Azwar belum bisa memastikan apa yang menjadi kendala sehingga terjadi kekurangan SS Pilbup dan Pilgup di beberapa TPS.

“Saya belum bisa memberikan keterangan apa yang menjadi kendala sehingga SS kurang di beberapa TPS, yang pastinya untuk mereka yang kekurangan SS sudah solusi bagaiman mengantisipasinya,” ungkapnya.

REPORTER: RIDWAN

PUBLISHER: MAS’UD

Radio FM VOA Amerika Serikat Bahasa Indonesia DMCA.com Protection Status VOA TV Bahasa Indonesia Piala Dunia di Rusia adalah yang termahal, dengan biaya sekitar 15 miliar dolar, yang antara lain dipakai untuk membangun beberapa stadion besar baru, jaringan rel kereta api dan perbaikan bandara. Ini kesempatan untuk meningkatkan citra global Rusia, namun apakah berdampak baik bagi warga Rusia?

TEGASCO

Berita Video Kritik Berimbang & Lugas

Show Buttons
Hide Buttons