Yogyakarta Terpilih Menjadi Tuan Rumah BEKRAF Creative Labs 2017

Panitia BEKRAF Creative Labs 2017 saat menggelar Conference Pers FOTO : NADHIR ATTAMIMI
Panitia BEKRAF Creative Labs 2017 saat menggelar Conference Pers
FOTO : NADHIR ATTAMIMI

tegas.co., YOGYAKARTA – BEKRAF Creative Labs 2017 yang bertemakan Indonesia Kriya Festival (IKraFest) memilih Kota Yogyakarta sebagai tuan rumah dalam penyelenggaraannya yang akan berlangsung di Hotel Inna Garuda mulai tanggal 26-28 Agustus 2017.

Ketua Sub Sektor Kriya BEKRAF Creative Labs 2017, Arif Suharsono menjelaskan, dipilihnya Kota Yogyakarta sebagai tuan rumah dikarenakan kota tersebut memiliki sejarah perkembangan yang sejalan dengan BEKRAF dan telah terbukti sebagai kawah condrodimuko yang banyak melahirkan insan-insan cendekia.

Berlangganan berita tegas.co silahkan isi form di bawah ini

“Kekuatan budaya kota Yogyakarta juga telah melahirkan kreator-kreator produk inovatif dalam dunia industri kreatif, terutama dibidang Kriya,” kata Arif saat menggelar Conference Pers, Senin (21/8/2017).

Arif menerangkan, kegiatan tersebut bertujuan untuk pengembangan ekonomi kreatif, khususnya pada subsektor Kriya di Indonesia yang memerlukan arah dan strategi yang jelas berbasis pada pertimbangan-pertimbangan matang secara kualitatif dan kuantitatif.

“Potensi, permasalahan, tantangan, dan peluang perlu dibicarakan dalam forum Simposium Nasional dengan metode Talk Show, Master Class, dan Pameran Produk Kriya yang akan terselenggara nanti di BEKRAF Creative Labs 2017,” ujar Arif.

Arif menilai, crafmanship yang dimiliki masyarakat Yogyakarta selama ini mampu menunjang eksistensi Kriya lewat sentra-sentra kerajinan yang tersebar di Yogyakarta, mulai dari Kotagede memiliki industri Perak, Girimulyo dengan sentra bariknya, Kasingan dengan gerabahnya dan masih banyak lagi desa-desa lainnya.

“Kenyataan ini, perlu adanya inovasi baik segi produk, teknologi dan kiat terbaik dalam pemasaran global. Serta perlunya masyarakat melakukan trobosan-trobosan baru,” ujar Arif.

Lanjut Arif, kegiatan tersebut akan meibatkan banyak unsur masyarakat kreatif sehingga mampu memberikan kontribusi nyata dan mampu menjawab segala macam persoalan yang telah ada.

“Melalui event ini, para pelaku kriya sengaja diundang dari berbagai wilayah di Indonesia untuk memperoleh pemahaman yang baik terkait berbagai hal tentang dunia kriya,” tutur Arif.

“Eventnya nanti ada Talkshow menghadirkan Kommarudin Kudiya (Ketua Umum Asosiasi Perajin dan Pengusaha), ada Sunoto (Ketua DPP Himpunan Industri Mebel dan Kerajinan Indonesia), dan Yulriawan Dafri (Ketua Jurusan Kriya ISI Yogyakarta),” tambah Arif.

NADHIR ATTAMIMI

PUBLISHER : HERMAN

Radio FM VOA Amerika Serikat Bahasa Indonesia DMCA.com Protection Status VOA TV Bahasa Indonesia Piala Dunia di Rusia adalah yang termahal, dengan biaya sekitar 15 miliar dolar, yang antara lain dipakai untuk membangun beberapa stadion besar baru, jaringan rel kereta api dan perbaikan bandara. Ini kesempatan untuk meningkatkan citra global Rusia, namun apakah berdampak baik bagi warga Rusia?

TEGASCO

Berita Video Kritik Berimbang & Lugas

Show Buttons
Hide Buttons