oleh

KNPI dan Kodim 1412 Kolaka Gelar Napak Tilas Perjuangan

tegas.co.,KOLAKA – Ratusan pejuang rakyat Indonesia di Kolaka, Sulawesi Tenggara, menghadang konvoi mobil pasukan Belanda yang menuju Kecamatan Pomalaa. Pertempuran sengit tak terelakkan dan beberapa rakyat gugur dalam pertempuran tersebut.

Ilustrasi diatas merupakan napak tilas perjuangan rakyat Indonesia di Sabilambo Kabupaten Kolaka pada tanggal 19 November 1945 silam.

Diawali berjalan kaki dari Tugu Kelurahan Sakuli sampai di Kelurahan Sabilambo KNPI Kolaka bekerjasama dengan Kodim 1412 Kolaka menggelar napak tilas perjuangan rakyat Indonesia pada 19 November 2016 pukul 10.00 WITA di bundaran Sabilambo Kabupaten Kolaka.

Napak tilas ini dikemas dalam bentuk drama kolosal yang melibatkan 150 pejuang dari Kodim 1412 Kolaka dan pemuda Kolaka.

Dalam drama digambarkan perlawan rakyat Indonesia terhadap tentara Belanda. Dibawah pimpinan Andi Kasim, tentara Indonesia dan pemuda Kolaka langsung menghadang iring–iringan mobil Belanda di Sabilambo yang akan menuju ke Pomalaa.

Karena semangat dan keberanian rakyat Indonesia tentara Belanda kalah dan menyerahkan diri.

Menurut,  Eddy Farman, salah satu pemuda, napak tilas ini baru kali pertama dilakukan sejak kemerdekaan Republik Indonesia.

Sementara itu, Mayor Inf. Hirta Juni A. Kasdim Kodim 1412 Kolaka  juga mengatakan, napak tilas tersebut sebagai pembelajaran untuk generasi penerus agar memahami sejarah perjuangan pemuda Kolaka waktu itu.

Tidak sedikit warga Kolaka yang tak memahami perjuangan rakyat Indonesia di Kolaka yang terjadi pada waktu tanggal 19 November 1945 lalu

“Sehingga untuk mengenang pertempuran di Sabilambo itu maka dibangunlah tugu perjuangan tepat di Bundaran Sabilambo jalur menuju Kolaka, Pomalaa dan Kendari,”jelas Mayor Inf. Hirta Juni A.

DMCA.com Protection Status