Example floating
Example floating
Iklan ramadhan 2024 arkam
Berita UtamaTegas.co Nusantara

Laga Kambing,  Petani Aceh Singkil Tewas di Tempat

1372
×

Laga Kambing,  Petani Aceh Singkil Tewas di Tempat

Sebarkan artikel ini

tegas.co,  ACEH SINGKIL – Kecelakaan lalu lintas kembali terjadi di wilayah Aceh Singkil, Minggu, 20 November 2016 sekitar pukul 07.10 WIB. Seorang petani, Satimin, 45 tahun, yang mengendarai sepeda motor jenis Honda Verza BL 3383 RK tewas dalam insiden tersebut.

Kapolres Aceh Singkil,  AKBP M Ridwan SIk menyebutkan, sepeda motor yang dikendarai Satimin bertabrakan

Kecelakaan Lalu lintas dari arah yang berlawanan menewaskan seorang petani FOTO : MAN
Kecelakaan Lalu lintas dari arah yang berlawanan menewaskan seorang petani FOTO : MAN

dengan Honda Megapro BL 6515 RE di jalan Singkohor menuju Rimo, tepatnya di Kampong Bukit Barisan, Kecamatan Gunung Meriah, Aceh Singkil.

“Kecelakaan itu juga menyebabkan satu korban luka berat dan dua lainnya luka ringan,” kata M Ridwan.

Tabrakan laga kambing terjadi, kata M Ridwan,  saat Satimin melaju dari arah Rimo menuju Singkohor, Korban kemudian berupaya mendahului mobil yang berada di depannya. Namun nahas, di saat bersamaan muncul Honda Megapro yang dibawa Waryono, 51 tahun dari arah berlawanan.

Akibatnya tabrakan tidak terhindarkan lagi.  Para korban ini kemudian dibawa ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Singkil untuk mendapat perawatan lebih lanjut.

Satimin adalah warga Desa Tulaan, Kecamatan Gunung Meriah. Sedangkan Waryono mengalami luka berat. Saat kejadian Waryono berboncengan dengan Mukti Abu Abidin, 38 tahun, dan Ulvia Ani Rahman, 9 tahun. Ketiganya merupakan penduduk Kampong Srikayu, Kecamatan Singkohor, Aceh Singkil.

Kapolres menambahkan, pasca kejadian petugas polisi langsung bergerak ke lokasi untuk menolong korban. Pihaknya juga telah menghubungi keluarga korban.

“Polisi sudah melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) dan mencari saksi-saksi untuk mengamankan barang bukti ke Unit Laka Sat Lantas Polres Aceh Singkil untuk proses penyelidikan lebih lanjut,”ujarnya.

MAN/MAS’UD

error: Jangan copy kerjamu bos