Example floating
Example floating
Iklan ramadhan 2024 arkam
Berita UtamaTegas.co Nusantara

Siswa SD Tewas Mengenaskan Terlindas Truk

957
×

Siswa SD Tewas Mengenaskan Terlindas Truk

Sebarkan artikel ini
FOTO INT : ILUSTRASI
FOTO INT : ILUSTRASI

tegas. co, ACEH SINGKIL – Iman (7), seorang siswa SD tewas mengenaskan akibat terlindas truk di jalan  Sebatang, Tanah Merah Kecamatan Gunung meriah, Kabupaten Aceh Singkil, Provinisi Aceh, Rabu (23/11/16) pukul 12.30 WIB.

“Korban meninggal dunia di lokasi kejadian dengan menderita luka parah, kepala pecah dan sekitar tubuhnya dilindas Dump Truk Colt Diesel bernomor  BL 8565 R,”kata Kapolres Aceh Singkil AKBP M Ridwan SIk.

Saat itu pengemudi dump truk colt diesel BL 8565 R warna kuning melaju dari Rimo menuju Kampong Sebatang dengan kecepatan sedang. Sementara Iman sedang bermain bola kasti dan berjalan mengambil bolanya yang bergulir ke jalan Kampong Perangusan,  Kecamatan Gunung Meriah Kabupaten Aceh Singkil, Namun naas bagi pelajar SD itu, truk yang melintas itu hilang kendali sehingga Iman terlindas truk dan meninggal ditempat.

Warga sekitar yang sempat heboh,  beramai-ramai memberikan pertolongan pertama, namun tidak teratasi. Korban sudah luka parah dan langsung meninggal di lokasi kejadian sebelum sempat dibawa ke Puskesmas.

Kini, kata M Ridwan, kasus kecelakaan lalu lintas yang menewaskan satu orang tersebut ditangani oleh pihak Polres setempat. Petugas juga telah melakukan olah TKP. Sementara  truk yang terlibat kecelakaan sudah diamankan.

Sementara Jufri (43) supir truk itu sempat panik, namun tetap bertanggung jawab atas kasus kecelakaan itu.

Pihak Kepolisian menyatakan kerugian yang dialami,  selain meninggal dunia juga mengalami kerugian materil Rp2,5 juta.

Kemudian tindakkan yang di lakukan pihak Kepolisian selanjutnya mendatangi TKP, mencari saksi-saksi, olah TKP, membawa korban ke rumah sakit dan menghubungi keluarganya, serta mengamankan  barang bukti ke Unit Laka Sat Lantas Polres Aceh Singkil untuk proses penyidikan lebih lanjut.

MAN/NAYEF

error: Jangan copy kerjamu bos