Unsultra Gelar Whorkshop Bagi Peningkatan Mutu Layanan

Unsultra Gelar Whorkshop Bagi Peningkatan Mutu Layanan FOTO : LA NIATI
Unsultra Gelar Whorkshop Bagi Peningkatan Mutu Layanan FOTO : LA NIATI

tegas.co., KENDARI – Upaya peningkatan pelayanan di Universitas Sulawesi Tenggara (Unsultra) di Kendari, Provinsi Sulawesi Tenggara, terus dilakukan. Memenuhi langkah tersebut , Sabtu (3/12/16), telah dilaksanakan workshop pelayanan prima dan taat azas, di kampus itu.

Workshop itu dilaksanakan di Aula Rektorat tersebut dibuka langsung oleh Ketua Yayasan Unsultra Drs. H. Andi baso, M. Si dan dihadiri langsung seluruh pegawai dan staf Unsultra.

Andi Bahrun Rektor Unsultra sekaligus sebagai pemateri mengungkapkan, workshop tersebut dalam rangka peningkatkan pelayanan prima bagi kepuasan pelanggan baik pelanggan ekternal maupun internal.

“Dengan pelayanan prima dan taat azas maka pelanggan merasa puas sehingga Unsulttra semakin baik dan angka partisipasi mahasiswa juga semakin baik,” ucapnya.

Dikatakannya, ketika Unsultra semakin baik dan partisipasi mahasiswa makin tinggi maka akan mendapatkan anak didik yang baik tentunya. Dengan pengelolaan yang kian baik diharapkan menghasilkan lulusan berkualitas. Dengan begitu, dapat bersaing pada level regional, nasional maupun internasional.

“Yang diharapkan adalah staf Unsultra yang berintegritas yaitu staf yang berpikir yang benar, berbuat yang benar dan berbicara yang benar,”bebernya lebih lanjut.

Kepada seluruh staf pihaknya mengingatkan, kebijakan memerlukan segala sumber daya yang terintegrasi, efisien, dan dapat dipertanggung jawabkan untuk menunjang pelaksanaan kegiatan secara efektif dengan menetapkan sasaran, ukuran, target dan inisiatif.

Andi Bahrun berharap, dengan terselenggaranya kegiatan ini, baik Rektor, Wakil Rektor, Dekan maupun Pengurus Lembaga dapat memahami seluruh tanggung jawab mereka. Dengan begitu, diharapkan adanya layanan yang baik dan taat azas sehingga Unsultra semakin baik.

”Komitmen kita adalah memuaskan pelanggan, kebutuhan pelanggan sebenarnya adalah minta dipahami, dan perlu nyamaan, dan diterima dengan baik,” tegasmya.

Penerapan pelayanan prima dan taat azas tersebut sudah mulai terbukti. Hal itu terlihat dengan meningkatnya jumlah mahasiswa baru yang sangat signifikan, sehingga ini akan terus digenjot ke depan.

LA NIATI/NAYEF