Example floating
Example floating
Iklan ramadhan 2024 arkam
DaerahPilkada SerentakSultra

Derik-Syahriah Punya Pendukung Terloyal di Pilwali Kendari

795
×

Derik-Syahriah Punya Pendukung Terloyal di Pilwali Kendari

Sebarkan artikel ini

tegas.co, KENDARI, SULTRA – Dari 3 Pasangan Calon ( Paslon) Walikota dan calon Wakil Walikota Kendari, pasangan nomor urut 3 Derik – Suriah memilki tingkat pendukung paling loyal di antra pasangan lainnya.

Diskusi pemaparan hasil survei tentang pemilihan Walikota kendari. FOTO : EDI SAFRAN

Data ini diperoleh dari hasil survey yang dilakukan oleh Jurusan Ilmu Politik Fakultas Ilmu Politik (FISIP) Universitas Halu Oleo (UHO).

Eka Suaib, Pengamat politik FISIP UHO mengungkapkan, survey yang mereka lakukan bisa diuji kebenarannya karena setelah surveyor melakukan servey, pihaknya cross check di lapangan agar tidak ada data yang dimanipulasi.

Lanjutnya lagi, survey tersebut bukan titipan salah satu Paslon atau semuanya, akan tetapi murni dari FISIP UHO untuk mengetahui bagaimana peta dukungan pemilihan pada Pilwali kali ini. Selain itu, untuk bahan pembelajaran dalam proses perkuliahan.

”Survey yang kami lakukan ini independen bukan titipan siapapun”,  tandasnya.

Dari hasil survey, Pasangan Rasak-Haris menempati posisi tertinggi dengan pendukung 44, 17%. Akan tetapi pendukung Rasak-Haris ini kemungkinan merubah pilihannya juga tinggi dengan persentase 27, 38%. Selanjutnya, pasangan ADP menempati posisi paling rendah yaitu dengan persentase 21, 15% . Sementara, jumlah persentase pendukungnya merubah pilihannya menempati urutan kedua setelah Rasak-Haris dengan persentase 10, 71%. Selanjutnya pada Derik-Suriah menempati urutan kedua pendukung paling banyak dengan persentase 28, 84% . Sedangkan jumlah pendukung yang akan merubah pilihannya hanya dengan persentase 5, 95%.

“Dari data-data tersebut dapat disimpulkan bahwa pasangan nomor urut 3 Derik – Suriah mempunyai pendukung paling loyal atau sudah menetapkan pilihannya untuk tidak. mengubah pilihan,” ujar Husen La Zuada, tim labolatorium Ilmu Politik FISIP UHO pada diskusi publik di Aula FISIP UHO, Rabu (11/1/17).

EDI SAFRAN / NAYEF

error: Jangan copy kerjamu bos