Example floating
Example floating
Iklan ramadhan 2024 arkam
Berita UtamaDaerahTegas.co Nusantara

Pohon Tumbang di Perumnas Nyaris Timpa Pengguna Jalan

1008
×

Pohon Tumbang di Perumnas Nyaris Timpa Pengguna Jalan

Sebarkan artikel ini

tegas.co, YAGYAKARTA – Hujan turun sejak sejak sore berakibat tumbangnya pohon mangga besar di Jl. Perumnas Kota Yogyakarta, jam 22:15 WIB, Rabu (5/4) malam. Dampaknya pasangan suami sitri yang saat berboncengan nyaris tertimpa pohon, dan hanya mengenai ranting hingga ada luka kecil. Selain itu sebagian badan jalan tertutup batang pohon. Arus lalu lintas dari arah Selatan dan Utara terlihat ramai dan berhati-hati.

pohon mangga besar di Jl. Perumnas Kota Yogyakarta tumbang dan nyaris menimpa pengendara motor.  FOTO : NADHIR ATTAMIMI
Pohon mangga besar di Jl. Perumnas Kota Yogyakarta tumbang dan nyaris menimpa pengendara motor.
FOTO : NADHIR ATTAMIMI

Selain itu kejadian tersebut, kabel telefon tertimpa dan ada korban warga setempat yang melintas tepat persis disisi pohon tumbang.

“Itu pohonnya kena kabel telefon dan tadi ada suami istri yang lewat terus tertimpa ranting-rantingnya, istrinya tadi ada lecet di paha kanannya tapi sudah dikondisikan, sekarang sudah pulang, rumahnya dekat sinu” Ungkap Suhari, selaku saksi mata kejadian.

Posisi pohon tumbang berada persis disebelah selokan warga, kejadianya lumayan cepat, berawal dengan bunyi retakan yang terdengar.

“Pohonya itu persis disebelah selokan, mungkin satu faktor juga kenapa pohonnya tumbang. Padahal tidak ada angin kencang, hanya gerimis dari tadi. Pertama itu saya dengar seperti ada suara retak, saya cari tapi tidak ketemu. Setelah itu bunyi lagi, sampai akhirnya ketika saya mau masuk kedalam cafe, tiba-tiba suara rubuh aja” Tambahnya

Sampai tegas.co tiba dilokasi, pihak kepolisian dan Basarnas masih sementara mengkondisikan tempat kejadian. Petugas kepolisian setempat dibantu tim Basarnas sedang melakukan evakuasi batang pohon. Terlihat beberapa tim dari Basarnas sedang memotong batang dan ranting pohon menggunakan alat pemotong.

NADHIR ATTAMIMI / HERMAN

Terima kasih