Terima kasih atas kunjungan anda di TEGAS.CO
Home > Daerah > Bentuk KQM, Mantobua Jadi Desa Percontohan

Bentuk KQM, Mantobua Jadi Desa Percontohan

tegas.co., MUNA, SULTRA – Bupati Muna, Sulawesi Tenggara (Sultra), Rusman Emba, meresmikan kampoeng Quran Mantobua (KQM). peresmian KQM dilaksanakan di Masjid Nurul Hidayah, Desa Mantobua, Kecamatan Lohia, Kabupaten Muna, Sabtu (23/12/2017).

Bentuk KQM, Mantobua Jadi Desa Percontohan
Bupati Muna, Rusman Emba bersama pengurus dan santri KQM FOTO: LA ODE AWALLUDIN

Rusman mengatakan, kampoeng Quran yang dicanangkan di Desa Mantobua merupakan program yang sejalan dengan salah satu visi pemerintah daerah. Program tersebut merupakan perdana di Kabupaten Muna. “Jadi wajar jika Desa Mantobua Kecamatan Lohia menjadi desa percontohan di Muna,” pungkasnya.

Ia mengaku, turut mengapresiasi kegiatan yang telah dicanangkan oleh pemerintah desa Mantobua serta para remaja masjid, tokoh agama, tokoh masyarakat dan tokoh pemuda yang telah bekerja secara bersama-sama dalam merealisasikan KQM.

Dalam kesempatannya pula, Rusman menjanjikan untuk turut membantu dan berusaha menutupi segala kekurangan yang menjadi penghambat terjalankannya KQM tersebut.”persoalan tehnis yang kemudian dapat menghambat jalannya KQM, nanti kita pikirkan sama-sama, “ucap Rusman saat membawakan sambutan.

Sementara itu, Kades Mantobua, La Ode Lihara, mengungkapkan rasa terima kasihnya kepada Bupati Muna, Rusman Emba, serta semua pihak yang turut berpartisipasi dalam pencanangan KQM tersebut. Pihaknya mengakui, tanpa ada kerja sama dari semua pihak, tentu peresmian KQM tidak akan terlaksana sesuai rencana.

Pihaknya juga berpesan, agar seluruh masyarakat desa Mantobua terus mendorong anak-anak serta saudara-saudaranya untuk belajar membaca kitab suci Allah.

Selain itu, La Ode Lihara memastikan, dengan terbentuknya KQM, maka pihaknya akan membuat Peraturan Desa (Perdes). Tujuannya, agar nawa cita KQM tetap terjaga.”Dalam waktu dekat ini, kita akan membuat perdes untuk menjaga nawacita KQM,”ucapnya.

Ditempat yang sama, pembina KQM, Ustad Syukri, sangat bersyukur atas terlaksananya program remas yang telah lama digaungkan itu, yakni pencanangan KQM. Pasalnya, Ia tidak pernah menyangka KQM dapat terlaksana sesuai dengan yang diharapkan.

Pihaknya mengaku akan terus berupaya dan siap untuk membina serta membimbing para santri yang ingin belajar membaca kitab suci Al-Quran.

Sekedar untuk diketahui, peresmian KQM dirangkaikan dengan pengkhataman Quran sebanyak 63 santri. Acara dimulai sejak pukul 08.30 hingga pukul 14.45 Wita.

REPORTER: LA ODE AWALLUDIN

PUBLISHER: MAS’UD

Top