Terima kasih atas kunjungan anda di TEGAS.CO
Home > Berita Utama > Mobil Rombongan Pengantin Jatuh ke Jurang, Enam Orang Luka

Mobil Rombongan Pengantin Jatuh ke Jurang, Enam Orang Luka

tegas.co., KOLTIM, SULTRA – Sebuah mobil Avanza berwarna merah maron dengan nomor polisi DT 1189 BB, pengantar pengantin dari Kolaka Timur (Koltim), Sulawesi Tenggara (Sultra)  terjun ke jurang sedalam 8 meter di kilometer 17, di kelurahan Sabilambo di daerah itu, Sabtu siang 07 April 2018 sekitar pukul 10.30.

Diketahui Anvanza tersebut dikemudikan oleh Santo, tiba–tiba oleng karena ban depannya tergelincir, akibat jalan yang licin ketika hujan turun.

Karena oleng sehingga mobil terjun bebas ke dalam jurang dan menabrak sebuah pohon. beruntung mobil tidak terguling hingga di dasar jurang.

Peristiwa itu bermula saat Santo, warga desa Tawainalu, kabupaten Kolaka Timur bersama enam orang keluarganya hendak menghadiri acara pesta pernikahan.

Rombongan tamu pengantin berangkat dengan beberapa mobil lainnya bersama pengantin mempelai laki-laki.

Rencananya, rombongan mempelai laki-laki ini menuju ke lokasi pesta mempelai perempuan di kecamatan Wundulako, kabupaten Kolaka, Sulawesi Tenggara.

Setibanya di kilometer 17 kelurahan Sabilambo, kabupaten Kolaka,  tiba ban mobil bagian depan yang dikemudikan Santo tergelincir, sehingga mobil oleng melaju ke sebelah kiri jalan.

Menurut Santo, ban mobilnya tergelincir di jalan menikung karena kondisi jalan yang licin saat hujan turun.

Dirinyapun tak dapat mengendalikan laju kendaraannya, sehingga terjun bebas ke jurang sedalam 8 meter.

“Tidak ada korban jiwa, tetapi enam orang penumpang mengalami luka – luka dan masih syok. sementara mobil rusak parah bagian depan,”tutur Santo kepada tegas.co.

Proses evakuasi mobil tersebut pun berlangsung dramatis, dimana medan yang terjal dan licin menyulitkan menarik mobil naas itu ke pinggir jalan.

Tetapi berkat kerja keras warga dan pengendara, enam jam kemudian, mobil akhirnya dapat ditarik menggunakan kendaraan sepuluh roda (fuso). Akibatanya, jalur Kolaka-Kendari sempat mengalami kecamatan hingga dua kilometer.

REPORTER: AS LAN

PUBLISHER: MAS’UD

Top
error: Content is protected !!