Example floating
Example floating
Berita UtamaDaerahHukumMunaSultra

Dua Mahasiswa Asal Muna Tewas Dalam Aksi Tolak RUU

931
×

Dua Mahasiswa Asal Muna Tewas Dalam Aksi Tolak RUU

Sebarkan artikel ini
Dua Mahasiswa Asal Muna Tewas Dalam Aksi Tolak RUU
Jenazah Muhammad Yusuf Kardawi warga Kelurahan Laimpi, Kecamatan Kabawo, Kabupaten Muna di RSUD Bahteramas foto: tim tegas.co

Innalillahi wainnailaihi rojiun, Unjukrasa menolak sejumlah revisi undang – undang di Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD), Sulawesi Tenggara (Sultra) dikabarkan dua mahasiswa asal kabupaten Muna meninggal dunia. Keduanya adalah, satu, Mahasiswa Jurusan Tehnik Sipil Fakultas Tehnik UHO, Muhammad Yusuf Kardawi yang menjalani operasi dan mengalami masa kritis di ruang ICU Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Bahteramas Kendari, menghembuskan nafas terakhir Jumat 27 September 2019 sekitar pukul 04.05 WITA dini hari tadi.

Dalam aksinya, Yusuf mengalami pendarahan karena luka di kepala diduga terbentur. Korbanpun dilarikan di Rumah Sakit dr Ismoyo. Korban mengalami pendarahan hebat. Lalu dirujuk di Rumah Sakit Bahteramas.

Terpantau, sejumlah kerabat keluarga dan mahasiswa datang ke ruang jenazah RSUD Bahteramas untuk menyaksikan wajah almarhum untuk yang terakhir kalinya.

Isak tangis pun tak terbendung, para kerabat tak mampu menahan rasa kesedihan yang sangat mendalam. Teman mereka telah mendahului menghadap sang khalik.

Almarhum Muhammad Yusuf Kardawi langsung diantar dikediamannya di Kelurahan Laimpi, Kecamatan Kabawo, Kabupaten Muna menggunakan mobil Ambulance milik RSUD Bahteramas.

Rencananya almarhum akan dikebumikan di kampung halamannya, dan diantar melalui jalur darat Torobulu-Tampo.

Dua Mahasiswa Asal Muna Tewas Dalam Aksi Tolak RUU
Jenazah Randi warga Desa Lakarinta, Kabapaten Muna di RS dr. Ismoyo, Kamis (26/9/2019) foto: tim tegas.co

Sebelumnya, seorang mahasiswa Perikanan dan Ilmu Kelautan Universitas Halu Oleo (UHO) Kendari, Sultra meninggal dunia di Rumah Sakit Dr. Ismoyo Kendari, Sultra, Kamis (26/9/2019).

Korban diketahui bernama Randi (21) warga Desa Lakarinta, Kabapaten Muna, Sultra. Ia dilarikan ke Rumah Sakit tersebut, karena mengalami luka bagian dada kanan. Diduga terkena tembakan saat menggelar aksi unjukrasa di gedung Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) setempat untuk menuntut penolakan sejumlah RUU.

T I M

error: Jangan copy kerjamu bos