Bupati Konsel Apresiasi Perusda Sumbang Deviden Melebihi Target

Bupati Konawe Selatan (Konsel) Sulawesi Tenggara (Sultra), H Surunuddin Dangga menyampaikan apresiasinya atas kinerja Perusahaan Daerah (Perusda) Konsel tahun 2019, sehingga dapat membukukan profitabilitas yang tinggi sesuai target yang telah ditentukannya pada saat pelaksanaan Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) tahun 2018 lalu.

Hal ini ia sampaikan saat menghadiri RUPS tahun buku 2019, bertempat di salah satu Hotel di Kota Kendari, Sabtu (15/2/2020).

“Terima kasih dan apresiasi atas capaian kinerja Perusda, karena dapat menyumbangkan deviden bagi Pemda yang lebih tinggi dari target yang telah kita tetapkan RUPS tahun sebelumnya,” ujar Bupati Konsel, H Surunuddin Dangga.

Menurut Surunuddin, tim Perusda mampu menjawab tantangan yang diberikannya saat RUPS beberapa tahun lalu, yang memberikan penegasan akan menutup perusahaan tersebut jika tidak mengalami pengembangan berarti.

“Sedari awal saya menyampaikan akan menutup perusahaan ini, jika tidak mampu memberikan kontribusi positif. Namun Alhamdulillah hari ini bisa memberikan setoran deviden ke Pemda dengan signifikan,” ungkapnya.

Meski begitu, Surunuddin berharap kinerja Perusda terus ditingkatkan dan dapat menjalankan tugas-tugasnya yang bukan hanya memikirkan keuntungan semata. Namun bagaimana bertindak sebagai pioner dalam pengembangan potensi usaha-usaha daerah baru.

Ia juga menyayangkan banyaknya potensi daerah yang hanya dikelola pihak perusahaan luar, padahal bisa di kelola pihak Perusda, yang tentu dapat memberi kontribusi lebih ke Pemda yang selanjutnya digunakan demi peningkatan kesejahteraan rakyat.

Olehnya itu, tambah dia, agar hal tersebut dapat jadi perhatian dan bisa memaksimalkan semua unit usaha, termasuk menciptakan wilayah sentra bisnis baru, Surunuddin berharap jajaran Perusda meningkatkan kualitas SDM yang lebih unggul, dengan mengikuti pelatihan pengembangan diri berbasis teknologi informasi dan komunikasi.

“Berkembang tidaknya Perusda, tergantung management SDMnya,  sebab Perusda menjalankan misi dua hal, yakni belanja dan menciptakan peluang. Untuk itu diperlukan peningkatan SDM baik kemampuan, kreatifitas, kompetensi juga integritas dan kedisiplinannya, serta semua jajaran harus bertanggungjawab dalam pengembangan Perusda,” imbuhnya.

Dan RUPS yang kita gelar hari ini sebagai catatan dan menjadi bahan evaluasi ke depan, termasuk didalamnya terkait managament SDMnya.

Sementara itu dalam laporannya Dirut Perusda, Arief Rachman mengatakan, Visi Perusda yakni mewujudkan Perusda Konsel yang Mandiri, Berdaya Saing dan Profitabel, yang saat ini telah melaksanakan tata kelola manajemen perusahaan sesuai prinsip Good Corporate Governance/GCG (tata kelola perusahaan yang baik), diantaranya, dengan mengikuti program tax amnesty untuk menyelesaikan utang pajak, rutin dilakukan audit independent oleh akuntan publik dan telah disusunnya SOP Personalia, Keuangan dan Investasi sebagai panduan dlm melaksanakan operasional perusahaan, juga asistensi oleh BPKP dan menjadi BUMD menuju GCG.

Selain itu, peningkatan kualitas SDM yang handal, peningkatan kualitas produk yang berdaya saing, perluasan pangsa pasar melalui marketing inovatif, penciptaan peluang usaha baru yang prosfektif.

“Bagian dari capain visi misi Perusda, kita telah membangun kawasan perikanan terpadu meliputi pembibitan ikan/hatchery, pariwisata, edukasi dan bisnis yang terpadu, dan kaji banding unit usaha perikanan, serta mengikuti asian young farmers dan melaksanakan studi banding pada beberapa Perusda terbaik di Jawa Tengah,” jelasnya.

“Untuk penciptaan peluang usaha baru, kita membuka peluang kerjasama investasi perusahaan tambang dan tambak terpadu, perusahaan perkebunan dan peluang kerjasama property dengan konsep Sentra Bisnis Terpadu,”  tambahnya.

Lebih jauh, Arief menjelaskan, bahwa secara umum pencapaian Visi Misi Perusda saat ini telah mencapai 98%. Dimana sesuai laporan keuangannya, Perusda Konsel berhasil menunjukkan peningkatan kinerja keuangan yang positif, dengan Laba naik 60% pada Tahun 2019 sebesar Rp 5.9 miliar dari Rp. 3.7 miliar di Tahun 2018. Dengan Pendapatan berhasil dibukukan sebesar Rp 13.8 miliar atau meningkat 41% dari tahun 2018 yang hanya sebanyak Rp. 8 miliar.

Dan dengan kenaikan laporan posisi keuangan Perusda tersebut, juga berimplikasi terhadap kenaikan value kapitalisasi aset 2019 sebesar Rp.15 miliar atau meningkat 50% dari Tahun 2018 yang capaiannya sebesar Rp.10 miliar.

“Jumlah peningkatan pendapatan yang signifikan tersebut, diatribusikan dari pendapatan jasa pengelolaan pelabuhan Perusahaan Ifishdeco dan Sambas serta kemampuan dalam penagihan piutang lancar, untuk komposisi asetnya Tahun 2019 paling banyak tersimpan dalam aset lancar Kas dan Bank, Piutang dan Aset Tetap,”ungkap Arief.

Menutup laporannya, Arief menyampaikan rasa syukurnya karena kinerja Perusda mengalami kenaikan, dengan mampu berkontribusi positif ke Pemda Konsel melalui penyetoran Deviden dari Rp. 2 miliar Tahun 2018 naik jadi Rp.3.2 miliar pada Tahun 2019.

“Alhamdulillah kita bisa menyetor milyar keuntungan kepada Pemda Konsel, jauh lebih tinggi dari target yang ditetapkan, yang mana Tahun 2016 dan 2017 hanya di angka ratusan juta saja, untuk itu akan kami pertahankan dan terus di tingkatkan kedepan dengan meningkatkan SDM, membuka unit usaha baru dan membangun kerjasama berbagai pihak,” tandasnya.

Sementara itu dalam laporan Kantor Akuntan Publik (KAP), Anna Cahyadi, selaku penyedia laporan keuangan melalui Auditornya, Syarifuddin, mengatakan bahwa sesuai standar akuntasi pemerintahan dan hasil audit yang dilakukan awal Januari Tahun 2020, serta berdasarkan hasil pemeriksaan laporan keuangan anggaran 2018 – 2019, Perusda berhasil meraih predikat Opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP), dibuktikan juga dengan meningkatnya penyetoran Deviden ke Pemda Konsel.

Untuk diketahui, usai RUPS dilanjutkan Rapat internal antar Pemegang saham dan Dewan Pengawas yang bertujuan menentukan jajaran Direksi Perusda Periode 2020 – 2025, untuk mengisi masa jabatan direksi yang akan berakhir 15 Maret 2020 nanti.

MAHIDIN

DMCA.com Protection Status