Berita Utama

Kurir Narkoba di Baubau, Upah 100 Ribu Berakhir 20 Tahun Penjara

Konferensi pers Polres Baubau terkait penangkapan kurir narkoba

TEGAS.CO,. BAUBAU – Nasib apes dialami seorang remaja berinisial LF alias IF (15) yang ditangkap Satresnarkoba Polres Baubau dan terancam hukuman 20 tahun penjara. Ia diduga menjadi kurir narkoba jenis sabu yang berasal dari Bombana.

Ironisnya, dalam menjalankan aksinya, LF hanya diupah Rp 100 ribu.

Kapolres Baubau, AKBP Erwin Pratomo menyatakan, LF diamankan polisi karena diduga membawa dan terbukti memiliki narkoba seberat 0,95 gram.

Dijelaskannya, penangkapan itu berdasarkan laporan masyarakat tentang adanya kecurigaan seorang pria akan menjemput paket kiriman dari Kapal Bombana di Jembatan Batu.

“Sehingga sesuai hasil pemantauan Sat Narkoba, saat pelaku LF mengambil paket kiriman, sang pelaku diciduk anggota kepolisian Sat Narkoba Polres Baubau untuk digeledah dan terbukti mendapatkan butiran kristal 0, 95 gram di dalam gardus yang telah ditutupi kain,” jelas Kapolres Baubau, AKBP. Erwin Pratomo saat rilis kasus di Aula Polres Baubau, Selasa (9/8/22).

Berdasarkan intreograsi, LF mengakui kalau barang haram tersebut milik seorang narapidana Lapas Kelas IIA Kota Baubau yang saat ini masih dalam masa kurungan.

Untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya LF dikenakan pasal 114 ayat (2) subsider pasal 112 ayat (2) subsider pasal 127 ayat (1) UU RI Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika dengan ancaman hukuman penjara seumur hidup, atau pidana paling singkat enam tahun dan maksimal 20 tahun kurungan.

“Ini sebagai upaya Polres Baubau dalam memberantas peredaran narkoba di kalangan masyarakat utamanya jaringan lapas yang kasus serupa terus terjadi maka kita akan melakukan MoU bersama pihak Lapas,” kata Erwin

Ia juga menekankan masyarakat untuk menjauhi narkoba.

“No Drugs mari kita berantas narkoba mulai dari diri kita, lingkungan dan masyarakat luas,” pesannya

Laporan: JSR

Editor/ Publsiher: YUSRIF

Web ini menggunakan website cookies

Read More