Example floating
Example floating
Kendari

OPD Pemkot Kendari Diminta Dukung Pendataan Regsosek

451
×

OPD Pemkot Kendari Diminta Dukung Pendataan Regsosek

Sebarkan artikel ini
OPD Pemkot Kendari Diminta Dukung Pendataan Regsosek
OPD Pemkot Kendari Diminta Dukung Pendataan Regsosek

TEGAS.CO., KENDARI – Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Kendari Ridwansyah Taridala meminta kepada seluruh organisasi perangkat daerah (OPD) lingkup Pemerintah Kota (Pemkot) Kendari mendukung kegiatan pendataan awal Registrasi Sosial Ekonomi (Regsosek).

Permintaan tersebut Sekda sampaikan ketika membuka rapat koordinasi (Rakor) Kegiatan Pendataan Awal Registrasi Sosial Ekonomi yang digelar Badan Pusat Statistik (BPS) setempat di salah satu hotel di Kota Kendari, Selasa (20/9/2022).

Supaya Regsosek bisa sukses dilaksanakan, Sekda meminta para Kepala OPD terus bersinergi dengan BPS sebagai pembina data, Dinas Kominfo sebagai walidata, dan Bappeda sebagai koordinator demi terwujudnya satu data Kota Kendari.

“Kita memerlukan forum satu data Kota Kendari sebagai wadah untuk berkolaborasi membahas peningkatan kualitas data sektoral utamanya data-data strategis pembangunan tempat saling berbagi informasi dan untuk meningkatkan kualitas pengelolaan data yang kita hasilkan,” kata Sekda.

OPD Pemkot Kendari Diminta Dukung Pendataan Regsosek
OPD Pemkot Kendari Diminta Dukung Pendataan Regsosek

Sekda mengatakan, membangun daerah tanpa data jauh lebih mahal, karena data yang valid merupakan kunci utama kesuksesan pembagunan.

“Membangun itu mahal tapi membangun tanpa data itu jauh lebih mahal, seperti yang di sampaikan oleh Presiden bahwa dalam berbagai kesempatan data adalah jenis kekayaan baru bahkan lebih berharga dari minyak, data yang valid merupakan kunci utama kesuksesan pembangunan sebuah negara,” jelasnya.

Di tempat yang sama, Kepala BPS Kota Kendari Martini menjelaskan, rakor Regsosek bertujuan untuk menyediakan sistem dan basis data seluruh penduduk yang terdiri atas profil, kondisi sosial, ekonomi dan tingkat kesejahteraan yang terhubung dengan data induk kependudukan serta basis data lainnya hingga ke tingkat desa/kelurahan.

Martini menambahkan, BPS menurunkan sebanyak 558 orang petugas khusus untuk melakukan pendataan door to door di Kota Kendari.

Di tahun 2023 mendatang katanya, akan dilakukan pengelolaan data dan di semester 2 tahun 2023 semua kebijakan dan semua bantuan akan merujuk pada data di tahun ini.

REDAKSI

Terima kasih

error: Jangan copy kerjamu bos