Example floating
Example floating
Iklan ramadhan 2024 arkam
Berita UtamaSultra

KBST dan Pemkot Kendari Lestarikan Bahasa Tolaki

368
×

KBST dan Pemkot Kendari Lestarikan Bahasa Tolaki

Sebarkan artikel ini
Pertemuan antara KBST dan Pemkot Kendari dalam rangka membahas Revitalisasi Bahasa Tolaki, di kantor Walikota Kendari, Kamis (18/1)

TEGAS.CO,. SULAWESI TENGGARA- Kantor Bahasa Sulawesi Tenggara (KBST) bersama Pemerintah Kota (Pemkot) Kendari menggelar pertemuan dalam rangka membahas program Revitalisasi Bahasa Tolaki yang rencananya bakal diadakan di tahun ini.

Kepala KBST, Uniawati diterima langsung oleh Asisten II dan III Pemkot Kendari, di kantor Walikota Kendari, Kamis (18/1).

Uniawati menyampaikan bahwa sasaran revitalisasi ini ialah guru dan siswa sekolah dasar dan menengah di wilayah tutur bahasa Tolaki, salah satunya di Kota Kendari.

Uniawati bilang, para pakar bahasa Tolaki untuk memberikan bimbingan kepada para guru master yang akan mengimbaskan hasil pembelajaran kepada murid.

“Oleh karena itu, KBST meminta dukungan dan pelibatan aktif pemkot Kendari agar kegiatan dapat terlaksana dengan baik,” katanya.

Sementara itu, Asisten III, Makmur mengatakan bahwa ia menyambut baik kegiatan ini dan akan segera menyiapkan langkah-langkah strategis untuk mendukung pelaksanaannya.

Selain itu, dirinya juga berharap RBD menjadi program yang berkelanjutan.

Ia juga menginformasikan, bahasa Tolaki sudah masuk dalam kurikulum pembelajaran muatan lokal di Kota Kendari sejak beberapa tahun lalu. Akan tetapi, ada kesulitan tersendiri bagi para guru untuk mengajarkan bahasa Tolaki kepada peserta didik.

“Pengajar kita di sekolah-sekolah itu sebagian juga orang Tolaki, tapi bukan penutur bahasa Tolaki yang baik,” ujarnya.

Asisten III juga menjelaskan, ketersediaan buku pembelajaran bahasa Tolaki di Kota Kendari juga masih terbatas.Menurutnya, hal ini menjadi pekerjaan rumah bersama agar bahasa Tolaki dapat digunakan.

“Baik dalam situasi formal maupun nonformal,” sebutnya.

Publisher: Redaksi

Terima kasih

error: Jangan copy kerjamu bos