
TEGAS.CO,. SULAWESI TENGGARA – Anggota Komisi II Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Sulawesi Tenggara (Sultra), Hj. Nurponirah menggelar reses dengan melakukan peninjauan di lokasi Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) di Konawe, Selasa (28/1/2025)
Gedung PAUD tersebut tidak sebanding dengan jumlah siswa yang cukup banyak yang mencapai ratusan karena digunakan untuk dua desa di Kecamatan Amonggedo Kabupaten Konawe.
Reses merupakan kewajiban anggota DPRD secara UU diatur dalam UU MD3 yang dilakukan 3 kali dalam 1 tahun yang dilaksanakan setiap akhir masa sidang saat ini di akhir masa sidang 1 yang mana akan menjadi acuan pembahasan dalam masa sidang selanjutnya
“Tujuan reses adalah turun ke lapangan anggota DPRD untuk menyerap aspirasi Masyarakat dan mendengar pengaduan mereka secara langsung agar dapat ditindaklanjuti,” katanya.
Selain itu, jelasnya, juga untuk melakukan pengawasan terhadap realisasi kebijakan pemerintah, dalam hal ini gubernur.
“Yang paling pokok adalah memberikan pertanggungjawaban moral dan politis kepada konstituen yang telah memilih kita,” jelasnya.
Dalam reses juga, kata Nurponirah, pihaknya mendengar masukan dari masyarakat, baik berupa ulasan, aduan maupun curhatan masyarakat yang ditampung dalam sebuah kumpulan hasil reses dalam bentuk dokumen, yang nantinya di bahas dan diusulkan pada sidang paripurna dan rapat komisi.
“Hasilnya nanti kita masukan sebagai pedoman rencana kerja pembangunan daerah melalui APBD tahunan dalam bentuk pokok-pokok pikiran,” ujarnya
Komentar