Nelayan Hilang di Perairan Siompu Barat

Nelayan Hilang di Perairan Siompu Barat
Persiapan Tim SAR untuk melakukan pencarian di perairan Siompu Barat, Selasa (12/2).

TEGAS.CO., BUTON SELATAN – Seorang nelayan bernama Laode Muksin (52), warga Desa Molona, Kecamatan Siompu Barat, Kabupaten Buton Selatan, dilaporkan hilang setelah terjatuh dari longboat saat memancing di perairan Siompu Barat, Selasa (12/2), hingga saat ini, Tim SAR masih melakukan pencarian.

Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan (KPP) Kendari, Amiruddin A.S, mengonfirmasi laporan tersebut. “Kami menerima informasi pada pukul 07.05 WITA dari Bapak Laode Erlin bahwa seorang nelayan terjatuh dari longboatnya.

Iklan Viki DPRD Sultra

“Berdasarkan laporan tersebut, Tim Rescue Pos SAR Baubau segera diberangkatkan pada pukul 07.20 WITA dengan menggunakan RB 210 untuk memberikan bantuan SAR,” ujarnya.

Menurut data yang diterima, Laode Muksin pergi memancing sekitar pukul 13.00 WITA di perairan Desa Molona, sekitar 1 mil laut dari bibir pantai. Namun, sekitar pukul 17.00 WITA, longboat miliknya ditemukan dalam keadaan kosong sekitar 2,52 mil laut dari lokasi biasa ia memancing. Warga dan nelayan sekitar telah melakukan pencarian, namun hingga laporan ini diterima, korban belum ditemukan.

“Kami mengerahkan berbagai peralatan pencarian, termasuk Rescue Boat (RB) 210, rubber boat, Aquaeye, alat selam, serta peralatan komunikasi dan evakuasi lainnya. Cuaca di lokasi pencarian saat ini terpantau hujan ringan hingga sedang dengan tinggi gelombang mencapai 1 meter dan kecepatan angin 8 km/jam dari arah barat laut,” jelas Amiruddin A.S.

Upaya pencarian ini melibatkan berbagai unsur, di antaranya Staf Operasi KPP Kendari, Rescuer Pos SAR Baubau, ABK RB 210, nelayan sekitar, serta keluarga korban.

“Kami terus berkoordinasi dengan pihak terkait dan masyarakat setempat untuk memperluas area pencarian. Semoga korban segera ditemukan dalam keadaan selamat,” tutupnya.

Perkembangan lebih lanjut akan terus diperbarui seiring dengan proses pencarian yang masih berlangsung.

Penulis: Febiyanti

Komentar