Dinas Cipta Karya Sultra Optimis Tuntaskan Pengerjaan Patung Oputa Yi Koo

Oputa Yi Koo
Ilustrasi desain patung Oputa Yi Koo di Kota Baubau, Provinsi Sulawesi Tenggara. Foto: Istimewa

TEGAS.CO., KENDARI – Pengerjaan pembuatan patung Oputa Yi Koo atau Sultan Himayatuddin Saidi yang dibangun di Kota Baubau, Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra) sudah mencapai 95 persen. Dinas Cipta Karya, Bina Konstruksi dan Tata Ruang Provinsi Sultra yang dipercayakan Pemerintah Provinsi (Pemprov) setempat mengerjakan proyek itu menyatakan patung tersebut akan segera rampung.

“Jadi progres pembangunan sudah mencapai 97 persen. Kemudian di bawah patung sudah dipasang dinding dan tegel jadi sudah dipasang semua, saat ini sisa pemasangan tangan karena kepala sudah selesai,” ucap Kepala Dinas (Kadis) Cipta Karya, Binas Konstruksi dan Tata Ruang Provinsi Sultra, Martin Efendi Patulak, Senin (27/5/2024).

Dikatakannya, Patung Oputa Yi Koo dibangun di atas laut dengan luas area 8.897 meter persegi, dengan ketinggian patung 23 meter tersebut proses pembangunannya memakan waktu cukup lama karena dibuat terpisah kemudian dirakit mulai dari kaki, badan, kepala, dan tangan.

Kendati demikian, pihaknya optimis pembangunan Patung Oputa Yi Koo yang berdiri menghadap laut persis mengarah Pulau Kabaena di Kabupaten Bombana bisa dituntaskan sesuai target.

“Kami optimis ini akan tuntas sesuai target, setelah rakitan patung selesai terpasang tinggal pengecatan yang rencananya tidak akan memakan waktu lama,” ujarnya.

Oputa Yi Koo
Oputa Yi Koo atau Sultan Himayatuddin Saidi. Foto: Antara

Desain patung Oputa Yi Koo juga dilengkapi ruangan khusus untuk pengelola bangunan dan museum diorama perjuangan Oputa Yi Koo. Tidak hanya itu, akan ada area terbuka atau ruang publik yang nantinya bisa digunakan masyarakat.

Sebagaimana diketahui, Sultan Himayatuddin Muhammad Saidi atau Oputa Yi Koo adalah salah satu Sultan Buton yang konsisten melawan penjajah Belanda dengan melakukan perang gerilya di hutan dan akhirnya meninggal di puncak Gunung Siontapina.

Pemprov Sultra tanpa lelah berupaya mengusulkan kepada pemerintah pusat agar Oputa Yi Koo untuk mendapatkan gelar pahlawan nasional karena keberaniannya melawan penjajahan Belanda. Dan upaya itu berhasil, sekira bulan November 2019 pemerintah Indonesia resmi mengakui Oputa Yi Koo sebagai pahlawan nasional.

Dan untuk mengenang jasa kepahlawanan Oputa Yi Koo, Pemprov Sultra berinisiatif membangun patung Oputa Yi Koo.

Gubernur Sultra saat itu, Ali Mazi mengatakan bahwa esensi patung tersebut dapat memantik spirit generasi muda untuk senantiasa menginternalisasi semangat perjuangan Oputa Yi Koo.

Selain itu, pembangunannya bertujuan menjadi objek wisata di Kota Baubau yang dapat dikunjugi masyarakat setempat maupun dari luar sehingga mereka mengenal sosok Sultan Himayatuddin Muhammad Said atau lebih dikenal Oputa Yi Koo.

REDAKSI

Komentar