Klep, 18 Jam Terombang-Ambing Tanpa Persediaan

tegas.co., KOLAKA, SULTRA – Tim sar gabungan yang terdiri dari pos sar Kolaka Rescue PT. Antam, sar USN dan nelayan pomalaa melakukan operasi pencarian terhadap dua nelayan asal kecamatan pomalaa, kabupaten Kolaka, Sulawesi Tenggara pada Senin pagi, 09 April 2018.

Dua nelayan asal kecamatan pomalaa tersebut, masing-masing bernama Hayyung (46) dan Darwis (65), warga kelurahan Dawi-dawi, kecamatan Pomalaa yang dilaporkan hilang ke pos Sar Kolaka oleh pihak keluarga karena tak kunjung pulang ke rumah sejak Sabtu sore 07 April 2018.

Padahal, jika keduanya turun melaut sekitar pukul 15.00 wita, untuk memasang jaring pukat di sekitar pulau buaya selalu pulang ke rumah sebelum pukul 17.30 wita, atau sebelum magrib tiba.

Operasi pencarian pun dilakukan sejak Sabtu malam 07 April 2018 sekitar pukul 23.00 wita hingga senin pagi 09 April 2018 sekitar jam 04.00 wita.

Pencarian kemudian dilanjutkan dan ditemukan sekitar jam 08.10 wita di daerah pasing padang sekitar 3 mill dari daratan kecamatan Pomalaa.

Saat ditemukan, salah seorang korban bernama Hayyung mengatakan, dirinya terombang ambing diperairan itu sekitar jam 04.00 sore atau pukul 16.00 wita tanpa adanya persediaan makanan.

“Lantaran klep mesin rusak dan mencoba bertahan sambil menunggu bantuan,”tutur Hayyung kepada tegas.co., Senin (9/4/2018).

Sementara itu, Kepala Pos Sar Kolaka, Andi Muhammad Akbar mengatakan, kedua nelayan tersebut ditemukan dalam keadaan selamat, mereka terombang ambing di lautan akibat mati mesin.

“Saat ini kedua korban telah pulang ke rumah masing-masing dan berkumpul bersama keluarga,”kata Andi Muhammad Akbar.

REPORTER: AS LAN

PUBLISHER: MAS’UD

TEGASCO

Berita Video Kritik Berimbang & Lugas